Tim Mabes TNI AD Evaluasi TMMD di Petuk Ketimpun

TMMD-115 Palangkaraya,Mabes TNI AD,Mayjen TNI Bambang Supardi,selaku Pa Sahli Tk III Kasad Bidang Ekkudag
Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD bersama Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin dan jajaran, saat pemeriksaan dan peninjauan program TMMD di Kelurahan Petuk Katimpun Kecamatan Jekan Raya, kemarin.(dodi/radarpalangka)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 115 Kodim 1016 Palangka Raya di Kelurahan Petuk Katimpun Kecamatan Jekan Raya,  terutamanya pembangunan jalan titian kurang lebih 372 meter dengan lebar 2 meter.

Program TMMD ini pun ditinjau langsung Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari  markas besar angkatan darat, sambil melakukan pemeriksaan ke lapangan, dengan dipimpin Mayjen TNI Bambang Supardi, selaku Pa Sahli Tk III Kasad Bidang Ekkudag, Selasa (18/10).

Bacaan Lainnya

Ia menyatakan, kegiatan TMMD ini sebagai bentuk komitmen TNI untuk membangun kekuatan bersama rakyat dan berdampak positif bagi masyarakat, tidak hanya Palangka Raya tetapi juga seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. ”Saya yakin ke depan kawasan ini akan menjadi pusat perhatian masyarakat. Ingat, harus dikembangkan selalu,” tegasnya.

Dijelaskannya pula, kegiatan TMMD ini memang memiliki sejarah panjang,  khususnya bagi tokoh militer Panglima M Jusuf. Tujuannya tak lain untuk kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Baca Juga :  Percepat Vaksinasi untuk Tenaga Kerja

Mengenai progres TMMD di Palangka Raya tersebut, dirinya menilai progresnya bagus,  terlihat usai memantau pengerjaan jajaran Kodim. “Pencapaian sudah bagus, kira-kira 30 Persen. Sejauh ini tidak ada masalah. Insya allah akan selesai tepat waktu,” katanya.

Dirinya menegaskan, semua element harus bersatu demi NKRI Harga Mati. Artinya, kegiatan TMMD ini digarap dapat memupuk kebersamaan TNI dengan rakyat.

“Semoga kegiatan pembangunan kemanunggalan rakyat yang diakomodir Pemerintah Kota dan dikerjakan oleh TNI ini menjadi manfaat bagi kepentingan masyarakat,” ungkap Bambang.

Ia pun menegaskan, agar pemerintah tidak ragu-ragu dalam membangun apalagi untuk kepentingan masyarakat.  Pihaknya juga meminta masyarakat untuk memelihara apa yang sudah dibangun agar kedepannya menjadi pusat perhatian nasional maupun internasional.

Pos terkait