Tingkatkan Mutu Pendidikan dengan Media Interaktif Berbasis Digital     

PT GSIP - AMR Gelar "Training Komite Bisa"

Tingkatkan Mutu Pendidikan dengan Media Interaktif Berbasis Digital  
TRAINING: PT. Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi – Agro Menara Rachmat (GSIP – AMR) menyelenggarakan virtual training pendidikan dengan tema “Training Komite Bisa” untuk jenjang TK, SD, SMP, dan SMA yang berada di kawasan ring-1 perusahaan pada tanggal 22-23 Desember 2021 kemarin. (istimewa)

PANGKALAN BUN – PT. Gunung Sejahtera Ibu Pertiwi – Agro Menara Rachmat (GSIP – AMR) menyelenggarakan virtual training pendidikan dengan tema “Training Komite Bisa” untuk jenjang TK, SD, SMP, dan SMA yang berada di kawasan ring-1 perusahaan pada tanggal 22-23 Desember 2021 kemarin.

Kegiatan Training Komite Bisa ini merupakan salah satu program Astra Cerdas dari Education Social Engagement Head Office Jakarta. Training yang dilaksanakan secara virtual ini merupakan kegiatan dalam rangka optimalisasi peran komite sekolah pada masing – masing satuan pendidikan (sekolah).

Peran komite di satuan pendidikan sangatlah penting, mengingat komite sekolah merupakan lembaga mandiri yang beranggotakan orangtua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan.

Untuk menghindari kerumunan karena masih dalam masa pandemi Covid-19, training dilakukan secara virtual melalui zoom. Training Komite Bisa ini diselenggarakan oleh PT.GSIP AMR dengan menggandeng Yayasan Sakolah Insan Semesta yang berkantor pusat di Bogor.

Tingkatkan Mutu Pendidikan dengan Media Interaktif Berbasis Digital  
Administratur PT GSIP – AMR, Eko Wahyudi dalam memberikan sambutan.

Sesuai Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 terkait tugas dan tanggung jawab komite sekolah adalah memberikan pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan.

Baca Juga :  Jadwal Penerbangan Belum Normal Meski Tarif PCR Telah Diturunkan

Komite sekolah juga bisa menggalang dana dan sumber daya pendidikan lainnya dari perorangan, organisasi, dunia usaha, dunia industri maupun pemangku kepentingan lain melalui upaya kreatif dan inovatif.

Fungsi lainnya yakni mengawasi pelayanan pendidikan di sekolah, menindaklanjuti aspirasi dari peserta didik, orangtua/wali, dan masyarakat, serta menindaklanjuti hasil pengamatan komite sekolah atas kinerja sekolah.

Pos terkait