Truk Amblas di Jalan Darurat Sei Lenggana, Lalu Lintas Sempat Macet Panjang

truk amblas 1
BIKIN MACET: Truk trailer dengan muatan berat saat ambles di jalan darurat dekat jembatan sei lenggana, Sampit, Selasa (28/10/2025) (Istimewa)

Antrean panjang terus terjadi setiap hari, terutama pukul 14.00–18.00 WIB, dengan panjang kemacetan mencapai 4–5 kilometer. Sistem satu jalur membuat kendaraan bergerak bergantian setiap 10–15 menit. Kendaraan darurat seperti ambulans dan pemadam tetap diprioritaskan.

Pembangunan Jembatan Sei Lenggana sepanjang 35 x 9 meter merupakan proyek BPJN Wilayah I Kalimantan Tengah yang dikerjakan sejak 7 Mei 2025 dan ditargetkan rampung 3 Desember 2025. Proyek ini dibiayai APBN murni sebesar Rp20.533.451.000.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kotim AKP Hariyanto menyampaikan kondisi arus lalu lintas sudah kembali normal pada Selasa malam. ”Situasi lalu lintas dari arah Pangkalan Bun–Sampit dan sebaliknya pada pukul 19.31 sudah lancar. Trouble sudah diperbaiki. Kami imbau pengguna jalan lebih berhati-hati dan tidak membawa muatan melebihi 8 ton,” ujarnya.

Jembatan Sei Lenggana merupakan akses vital masyarakat di jalur Sampit–Pangkalan Bun. Selama perbaikan, arus lalu lintas dialihkan ke jembatan sementara yang kapasitasnya terbatas. Kondisi tersebut kerap memicu antrean panjang, bahkan kerusakan jembatan darurat.

Warga berharap pembangunan dapat segera dirampungkan agar perjalanan kembali lancar dan tidak lagi terhambat oleh kerusakan jalur sementara maupun kemacetan berkepanjangan. (hgn/oes/sla)

Baca Juga :  Jalur Alternatif Jembatan Sei Lenggana Membahayakan, Truk Sawit Terguling Pagi Tadi

Pos terkait