SAMPIT, radarsampit.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihadapkan pada tugas berat meningkatkan partisipasi rakyat dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) November mendatang. Tingkat partisipasi mencapai 70 persen menjadi target penyelenggara dalam pesta demokrasi serentak tersebut.
Pengumpulan massa melalui jalan sehat jadi salah satu upaya KPU untuk mengejar target tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Kota Sampit, Minggu (2/6/2024) tersebut, dihadiri ratusan warga. KPU menyediakan sejumlah hadiah untuk menarik minat masyarakat yang jadi target untuk memilih pada pilkada mendatang.
”Jalan sehat ini kami pilih sebagai bagian dari kegiatan sosialisasi meningkatkan partisipasi pemilih. Kami siapkan sekitar 84 hadiah untuk pemenang. Setiap pendaftar yang mengikuti jalan sehat, harus menunjukkan KTP yang artinya sudah berumur 17 tahun dan inilah edukasi yang ingin kami sampaikan. Bahwa warga Kotim yang berumur 17 tahun ke atas berhak menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 27 November 2024 nanti,” kata Muhammad Rifqi, Ketua KPU Kotim.
Rifqi berharap masyarakat Kotim aktif memastikan namanya masuk dalam daftar pemilih tetap. Petugas pemutakhiran data pemilih akan mendatangi rumah warga guna melakukan pendataan.
”Kami harap diterima dengan baik untuk mendata berapa anggota keluarga dalam KK yang memenuhi syarat masuk DPT,” katanya.
Rifqi melanjutkan, pada Pilkada 2020 lalu, partisipasi pemilih di Kotim hanya mencapai angka 60 persen lebih. ”Harapan kami, pada hari pemilihan, masyarakat Kotim mengajak keluarganya datang ke TPS memilih gubernur dan bupati. Kami juga berharap partisipasi pemilih bisa meningkat di angka 70 persen dan ini tentu menjadi tantangan kami untuk terus memberikan sosialisasi dan memastikan masyakarat masuk dalam daftar pemilih tetap,” tegasnya.
Pada momentum itu, KPU juga meluncurkan maskot Pilkada 2024 yang diberi nama Si Kantang. Si Kantang ditetapkan sebagai maskot Pilkada Kotim 2024 setelah melalui sayembara Maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotim 2024 pada 20-27 April 2024 yang diikuti 24 peserta.
Karya Vidya Ashadaqah itu meraih juara 1 dan ditetapkan KPU Kotim sebagai maskot Pilkada Kotim 2024. Menurut Rifqi, Si Kantang telah memenuhi aspek penilaian yang syaratnya harus mencantumkan identitas dan ciri khas daerah. Hal itu dibuktikan Vidya dengan memilih nanas yang merupakan buah khas Kota Sampit yang banyak dibudidayakan petani Sampit.
Si Kantang merupakan singkatan dari Kanas Gantang (Kantang). Filosofinya, buah ini memiliki ciri banyak mata yang mengartikan sosok pemimpin daerah harus mampu melihat disemua sisi. Nanas juga memiliki mahkota berwarna hijau di bagian atasnya, yang mengartikan azas pemilu yang harus dijunjung tinggi.
”Si Kantang ini simpel. Mudah diingat dan menjadi salah satu buah yang cukup banyak dibudidayakan petani dan menjadi ciri khas Kotim. Setelah dicari tahu, kanas gantang sudah dipatenkan di Kotim,” kata Rifqi.
Si Kantang juga dipilih sebagai maskot karena dinilai lebih unik dan informatif. Pemilik karya menggambarkan sebuah nanas dalam bentuk karikatur wajah tersenyum ceria bertubuh nanas dengan memakai pakaian adat, ditambah dua kaki dan mencantumkan informasi pelaksanaan Pilkada pada 27 November 2024.
”Tanaman kanas dari tumbuh berdiri tegak. Harapan kami, penyelenggara bisa terus menjaga independesi dan profesionalitas dalam melaksanakan setiap tahapan pilkada,” kata Rifqi.
Sementara itu, Bupati Kotim Halikinnor yang juga hadir dalam kegiatan itu mengajak masyarakat Kotim menggunakan hak pilihnya pada pilkada mendatang.








