Perusahaan Perkebunan Diminta Hadir Terkait Konflik dengan Warga Desa

sengketa
Ilustrasi sengketa lahan (ist)

SAMPIT, radarsampit.com – Perusahaan perkebunan PT Surya Citra Cemerlang (SCC) rencananya akan dipanggil ke DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur terkait pengaduan sejumlah warga Desa Bukit Raya. Laporan itu mulai dari sengketa lahan hingga keberatan warga atas pemanfaatan jalan warga oleh pihak perusahaan.

”Rencananya besok dijadwalkan dalam forum rapat dengar pendapat di DPRD Kotim. Ini untuk merespons pengaduan warga terhadap perusahaan yang belakangan memicu kontroversi,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kotim Ary Dewar, Minggu (2/6/2024).

Bacaan Lainnya

Ary menjelaskan, pengaduan warga sebelumnya dilayangkan ke Komisi II dan Komisi IV. Mereka berharap pihak perusahaan bisa hadir dan duduk bersama guna menyelesaikan masalah dengan warga tersebut.

”Kalau perusahaan ada itikad mau menyelesaikan masalahnya yang difasilitasi di DPRD Kotim, seyogianya harus datang terhadap agenda yang sudah dilayangkan melalui surat resmi lembaga kepada masing-masing pihak terkait,” kata Ary Dewar.

Baca Juga :  Kotim Kirim 184 Kontingen, Ikuti 17 Cabang Lomba di FBIM 2024

PT SCC sebelumnya tengah bermasalah dengan kelompok warga, di antaranya kelompok Dewel cs. Kelompok itu melakukan klaim lahan yang sudah ditanam pihak perusahaan. Lahan itu awalnya sudah disepakati untuk diselesaikan, namun berdasarkan pernyataan Dewel, pihak perusahaan tidak komitmen hingga akhirnya mereka melakukan klaim atas lahan tersebut.

Persoalan berikutnya, yakni sekitar 20 warga menyurati DPRD Kotim. Mereka keberatan jalan di kebun pribadi mereka juga dimanfaatkan PT SCC. Seperti untuk mengangkut buah hingga membawa keluar masuk minyak kelapa sawit dari pabrik. (ang/ign)



Pos terkait