Warisan Berharga Taufiq Mukri sampai Menutup Mata

Prosesi pemakaman almarhum Taufiq Mukri
PEMAKAMAN: Prosesi pemakaman almarhum Taufiq Mukri diantar ratusan orang yang mengagumi sosoknya selama hidup, Minggu (15/5). (YUNI PRATIWI ISKANDAR/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, RadarSampit.com – Kepergian Taufiq Mukri, mantan Wakil Bupati Kotawaringin Timur dua periode, menyisakan duka mendalam. Sampai menutup mata, almarhum meninggalkan banyak warisan berharga, terutama bagi para pejabat dan politikus. Sampai usia senja, Taufiq tak lelah memberi teladan dalam menjalani kehidupan.

Kabar kepergian Taufiq menyebar dengan cepat Minggu (15/5) dini hari. Almarhum tercatat mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 02.45 WIB di Rumah Sakit Hermina Depok, Jawa Barat. Ucapan duka datang silih berganti dari warga di media sosial, sebagai tanda duka figur humoris yang berpulang di usia 69 tahun.

Bacaan Lainnya

Kolega Taufiq, Supriadi, pasangannya saat mencalonkan diri pada Pilkada Kotim 2020 lalu, sempat menginformasikan Taufiq mengalami serangan jantung. Almarhum sempat dirawat intensif di rumah sakit tersebut hingga meninggal dunia beberapa jam kemudian.

Jenazahnya diterbangkan ke Sampit sore hari, untuk dikebumikan di tanah kelahirannya. Puluhan karangan bunga dari berbagai kalangan, membanjiri kediaman almarhum di Jalan Anggur III Sampit.

Pelayat dari sejumlah pejabat hingga berbagai lapisan masyarakat, silih berganti mendatangi kediaman Taufiq. Jelang kedatangan jenazah yang diterbangkan dari Jakarta, masih banyak tamu berdatangan. Beberapa orang petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim serta dari pihak kepolisian berjaga di lokasi.

Sekitar pukul 17.15 WIB, Bupati Kotim Halikinnor didampingi istri mendatangi kediaman almarhum Taufiq Mukri. Sejumlah pejabat di jajaran lingkungan Pemkab Kotim juga terlihat di rumah duka. Sambil menunggu kedatangan jenazah, Halikinnor beserta keluarga dan pelayat lainnya melakukan salat Magrib berjemaah.

Sekitar pukul 17.58 WIB, ambulans yang membawa jenazah almarhum tiba. Isak tangis anak, menantu, cucu, dan para kerabat membahana di rumah duka yang selanjutnya dilakukan salat jenazah. Almarhum kemudian dibawa menuju Pemakaman Muslimin di Jalan Muchran Ali Gang Flamboyan, Kecamatan Baamang.

Ratusan orang ikut mengantarkan jenazah menggunakan puluhan mobil dan motor menuju lokasi peristirahatan terakhir almarhum Taufiq Mukri. Jenazah tiba di lokasi hampir bertepatan dengan adzan salat Isya. Sejumlah pejabat, tokoh agama, alim ulama terlihat ikut hadir di pemakaman.

Jenazah Taufiq diusung Praja IPDN dari satuan nidya, madya, dan muda praja dari ambulans menuju ke liang lahat. Penurunan jenazah ke liang lahat dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB.

”Inalillahi wainailahi rojiun. Telah kembali ke Rahamatullah Bapak HM Taufiq Mukri,” ujar Halikinnor saat memberikan sambutan.

Halikinnor menuturkan, almarhum merupakan figur yang sangat baik, bijaksana, sabar, mengayomi, dan teguh memegang prinsip. Selama hidupnya, Taufiq menunjukkan dedikasi tinggi dalam melaksanakan pengabdian pada negara.

Pengalaman politiknya yang panjang, lanjut Halikinnor, pergaulan yang luas dengan berbagai kalangan, baik di pemerintahan, organisasi, politik, dan kemasyarakatan, membuktikan sosoknya yang membumi. ”Kami sangat kehilangan kearifan dan intuisi politik, serta koneksi yang sangat luas dari figur almarhum Taufiq Mukri,” ujar Halikinnor.

Sepuluh tahun lamanya almarhum mengabdikan diri sebagai Wakil Bupati Kotim dan 28 tahun sebagai PNS di lingkungan Pemkab Kotim. Menurut Halikinnor, jasa almarhum sangat besar. Secara pribadi, dia bersyukur bisa memperoleh pelajaran berharga selama bersama almarhum.

”Tentunya gagasan dan pemikiran yang beliau kemukakan merupakan bentuk dari keteladanannya yang diwariskan beliau kepada kita semua untuk kita teruskan dalam membangun Kotim,” ucapnya.

Pos terkait