ABK KM 7 Bintang Sukses Lompat ke Laut Perairan Seruyan, Inilah Dugaan yang Melatarbelakanginya

kapal nelayan seruyan
PENCARIAN: Tim SAR saat mendatangi kapal nelayan tempat korban melompat ke laut. (Istimewa)

KUALA PEMBUANG, radarsampit.com – Tim gabungan terus berupaya mencari seorang anak buah kapal (ABK) yang hilang di perairan Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Korban diketahui bernama Ibnu Gozali (27), warga Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (10/8/2025) sekitar pukul 04.00 WIB, ketika KM 7 Bintang Sukses, kapal nelayan cumi asal Indramayu, tengah berlayar di Laut Jawa menuju area penangkapan.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan saksi, korban yang diduga mengalami depresi dan tiba-tiba melompat ke laut. Nakhoda kapal segera menghentikan mesin dan melakukan pencarian di sekitar lokasi jatuhnya korban.

Setelah beberapa jam tanpa hasil, pihak kapal melaporkan kejadian tersebut kepada tim SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, melalui On Scene Coordinator Capt. Mardattilah, membenarkan adanya insiden tersebut.

“Kami menerima laporan dari nakhoda KM 7 Bintang Sukses dan segera mengerahkan satu unit SRU (Search and Rescue Unit) menggunakan RBB dari Dermaga Sampit untuk melakukan pencarian,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Capten Mardatillah menambahkan, bahwa hari ini Kamis (14/8/2025) sudah memasuki hari ketiga operasi SAR.

“Tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah koordinat yang telah ditentukan, sambil terus berkoordinasi dengan nelayan setempat,” ungkapnya.

Upaya pencarian sedikit terkendala tingginya ombak di lokasi kejadian, meski cuaca terpantau cerah berawan.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian antara lain Tim Rescue Pos SAR Sampit, Pos TNI AL Seruyan, Ditpolair Polda Kalteng, Satpolairud Polres Seruyan, BPBD, serta ABK KM 7 Bintang Sukses.

Baca Juga :  Empat Hari Pencarian, ABK Lautan Makmur 17 Belum Ketemu

Dari data yang diterima, lokasi kejadian berada pada koordinat 3°30’5.00″S 112°35’5.00″E, atau sekitar 78 mil laut dari Kuala Pembuang, dengan waktu tempuh lebih dari 5 jam menggunakan perahu cepat.

Jika korban ditemukan, ia akan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Ibnu Gozali masih berlangsung. (rdw/sla)

Pos terkait