Ajal Menjemput di Dalam Parit

kecelakaan di palangkaraya,kecelakaan tunggal
Personel Sat lantas Unit Laka Lantas Polresta Palangka raya saat melakukan penanganan laka lantas tunggal yang menimpa Muhammad Riski di Jalan Menteng V Palangkaraya.(istimewa)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com-Kejadian tragis menimpa Muhammad Riski ( 24). Peristiwa yang tidak dikehendakinya menimpa pemuda asal Desa Tampelas Kelurahan Tampelas Kecamatan Sepang Simin, Kabupaten Gunung Mas ini. Ia ditemukan tak bernyawa, setelah diduga mengalami kecelakaan tunggal di Menteng V Palangka Raya, Sabtu (28/1) dini hari.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya Iptu Eko Nurhanto yang turut menangani mengatakan, korban berada di Palangkaraya tidak diketahui dalam rangka apa. Saat ditemukan, ia bersama kendaraan sepeda motor Honda Scoopy AD 4646 BM.

Bacaan Lainnya

Selain itu, di tubuh almarhum petugas mendapati luka pada pipi dan hidung mengeluarkan air. Di lokasi kejadian itu diketahui jalan berkonstruksi tanah dan banyak lobang, sehingga bergelombang. Korban jatuh sekitar belokan dari jalan Menteng Induk menuju Jalan Menteng V.

”Benar, kejadian Sabtu dini hari dan sudah ditindaklanjuti tim Unit lakalantas Polresta Palangka Raya. Sepeda motor jadi barang bukti diamankan. Diduga terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal, itu berdasarkan hasil olah TKP di lokasi kejadian,” sebut Eko, Minggu (29/1).

Baca Juga :  Xenia Tabrak PJU, Truk Hajar Tiang Listrik  

Saat itu lanjutnya, kondisi jalan gelap, jalan tanah dan berlubang lubang, pengendara sepeda motor naas itu ditemukan terperosok ke dalam parit yang dipenuhi air. Ia diduga tak sadarkan diri setelah jatuh, dan tidak bisa menyelamatkan diri sehingga meninggal dunia di tempat kejadian. Kemudian setelah dievakuasi dibawa ke Rumah Sakit Dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

“Ditubuh tidak ada ditemukan tanda-tanda mencurigakan. Kondisi TKP jalan lurus, kondisi jalan tanah bergelombang,” tegas Eko.

Dirinya pun menghimbau masyarakat agar tetap menaati aturan untuk selalu tertib lalu lintas. Mengutamakan keselamatan pribadi dan orang lain dalam berkendara, sehingga selamat dan tidak terjadi lakalantas baik ringan, berat maupun korban jiwa.(daq/gus)

 



Pos terkait