Akhir Tahun Capaian Vaksinasi Di Lamandau Ditarget 80 Persen Lebih

VAKSINASI: Bupati Lamandau Hendra Lesmana saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal beberapa waktu lalu. Akhir Desember nanti capaian vaksinasi ditarget lebih dari 80 persen. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

NANGA BULIK – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah dalam rangka mewujudkan herd immunity (kekebalan kelompok) di masyarakat terus dilakukan dengan menggenjot pelaksanaan vaksinasi.

Laporan data vaksinasi  per tanggal 24 November untuk dosis pertama jumlah total yang divaksin 55.499 orang(74,2 %), sedangkan dosis 2 jumlah total yang divaksin sebanyak 30.306 orang (40,5%). “Pemkab Lamandau bersama dengan instansi terkait seperti halnya TNI, Polri, Kejaksaan hingga dunia usaha terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi,” ungkap Bupati Lamandau Hendra Lesmana.

Dirinya menyebut bahwa hingga November ini capaian vaksinasi di Kabupaten Lamandau sudah sekitar 70 persen lebih dari target 75 ribu penduduk Lamandau yang akan divaksin. “Kita harapkan, akhir Desember mendatang capaian vaksinasi kita bisa 80 persen,” ujarnya.

Diakuinya, dalam beberapa pekan terakhir, sebaran Covid-19 di Kabupaten Lamandau terus menurun dan stabil. Data harian Covid -19 Kabupaten Lamandau tidak ada lagi kasus aktif. Kalaupun ada penambahan 1-2 orang seringkali posisinya berada di luar daerah. “Semoga saja ini dapat terus dipertahankan, tidak ada lonjakan kasus serius,” ucap Bupati.

Namun demikian, kondisi yang ada saat ini jangan sampai membuat masyarakat lengah. Protokol kesehatan harus tetap diutamakan dalam aktivitas sehari-hari.

Seperti diketahui, setelah menyasar tenaga kesehatan, lansia, pelayan publik serta pelajar usia 12 hingga 18 tahun, kini program vaksinasi juga terus dilaksanakan di dunia usaha yang melibatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Lamandau.

“Saya minta kepada tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat mempromosikan vaksinasi, agar warga yang sebelumnya masih takut atau tidak mau di vaksin, dapat bersedia di vaksin,” harapnya. (sla)

 

Pos terkait