Antrean Sempat Mengular di Jalan ke Kolam

Kondisi terkini Jalan Ahmad Shaleh kilometer 6
RUSAK: Kondisi terkini Jalan Ahmad Shaleh kilometer 6, ruas Pangkalan Bun arah menuju Kotawaringin Lama, Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arsel, Jumat (9/12). (istimewa)

PANGKALAN BUN, RadarSampit.com– Kondisi  di kilometer 6 Jalan Pangkalan Bun arah menuju Kecamatan Kotawaringin Lama, tepatnya di wilayah Kelurahan Mendawai Seberang Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat kembali dikeluhkan.

Di jalur tersebut terjadi antrean panjang kendaraan sepanjang 2 kilometer cukup lama sejak pukul 00.00 WIB Jumat (9/12). Salah satu pemicunya, selain kondisi jalan yang becek, juga lantaran satu unit mobil jenis Innova yang mengalami amblas.

Bacaan Lainnya

Pengguna jalan itu pun harus bersabar untuk dapat melintas di ruas jalan provinsi tersebut, lantaran tidak mudah membebaskan unit yang amblas di kedalaman kubangan lumpur itu.

Salah seorang pengguna jalan asal Kotawaringin Lama Irwan mengatakan,  saat ia mau pulang ke Kotawaringin Lama pada tengah malam, ia terjebak kemacetan panjang.

“Informasi saat itu ada inova yang sangkut di ujung proyek cor-cor an, karena di timbunan latrit tersebut sangat dalam, dan kondisinya berlumpur seperti bubur,” ujarnya.

Baca Juga :  Alasan Tim Gabungan Kobar Masih Gencar Gelar Tes Antigen Acak

Beruntung, dalam kondisi tersebut dan di tengah kegelapan malam sopir-sopir bahu membahu menolong unit yang amblas dengan menariknya menggunakan tali.

Menurut Irwan, diperlukan waktu berjam-jam meloloskan mobil tersebut hingga kondisi lalulintas kembali normal. Kendati demikian kendaraan yang sebelumnya terjebak kemacetan harus berhati-hati saat melewati ujung jalan cor bila tidak ingin mengalami hal serupa.

Warga lainnya, Rohim mengungkapkan saat ini kerusakan jalan terparah hanya dititik tersebut. Menurutnya meski sudah ada upaya menimbun dengan latrit dan batu tetapi tidak cukup membantu, karena belum juga mengeras lantaran setiap harinya sudah dilintasi truk bermuatan berat.

Belum lagi hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari, memperparah keadaan. Informasi terkini kondisi jalan sudah sangat licin dan berlumpur.

“Ya harus tegas, jangan hanya sekedar imbauan saja. Tetapi harus dengan tindakan, setidaknya edukasi terlebih dahulu, ini demi kebaikan bersama,”tandas Rohim. (tyo/gus)

 

Pos terkait