SAMPIT, radarsampit.com – Sebagian besar calon anggota legislatif terpilih di DPRD Kotim bakal dihiasi wajah baru. Kerasnya pertarungan merebut dukungan dalam Pemilu 2024, membuat sejumlah petahana yang sejatinya sudah cukup dikenal dan mengakar, harus tumbang.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Timur telah menyelesaikan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten pada Jumat (1/3/2024) malam lalu. Namun, lembaga itu belum menetapkan nama-nama anggota legislatif terpilih karena masih ada tahapan lain yang harus dilalui.
Dari perolehan suara, tergambar komposisi perkiraan perolehan kursi masing-masing partai, yakni PDIP meraih 10 kursi, Gerindra 6 kursi, Golkar 5 kursi, PAN 5 kursi, PKB 5 kursi, Demokrat 3 kursi, PKS 3 kursi, Nasdem 2 kursi dan Perindo 1 kursi.
PDIP yang berhasil menambah perolehan sebanyak tiga kursi, sukses mempertahankan kursi ketua DPRD. Komposisi dua kursi wakil ketua akan berubah dengan masuknya Gerindra yang mampu menambah perolehan satu kursi, menyalip Golkar dan PAN yang pada pemilu kali ini sama-sama kehilangan satu kursi.
Berdasarkan data yang diolah dari rekapitulasi KPU Kotim, dari 40 kursi DPRD Kotim, sebanyak 21 petahana bakal kembali terpilih, sedangkan 19 politikus lainnya merupakan ”wajah baru” atau bukan petahana (selengkapnya lihat infografis).
Ketua KPU Kotim Muhammad Rifqi tidak menampik cukup banyak ”wajah baru” yang kemungkinan akan duduk di DPRD. Namun, dia mengajak masyarakat untuk menunggu hasil resmi yang nantinya diumumkan KPU.
Rifqi menjelaskan, penetapan calon anggota DPRD terpilih akan dilakukan setelah KPU memastikan tidak ada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) ataupun setelah sidang perselisihan hasil pemilu di MK selesai.
Selain itu, tidak terdapat permohonan perselisihan hasil pemilu (PHPU), paling lambat tiga hari setelah KPU memperoleh surat pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi mengenai daftar PHPU Pemilu legislatif
”Berdasarkan peraturan MK Nomor 5 tahun 2023, pada lampiran I pembacaan putusan MK terhadap permohonan perselisihan hasil pemilu akan dilaksanakan pada 4-5 Juni 2024. Maka, penetapan caleg terpilih paling lambat akan dilakukan pada 8 Juni 2024,” jelas Rifqi.
Adapun dari hasil rekapitulasi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tampil sebagai partai politik yang meraih suara terbanyak, yakni 56.203 suara, diikuti Partai Gerindra 32.648 suara, Partai Golkar 29.492 suara, Partai Amanat Nasional (PAN) 25.943 suara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 20.224 suara.
Kemudian, Partai Demokrat 19.952 suara, Partai Nasdem 14.540 suara, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 12.158 suara, Partai Perindo 6.499 suara, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 2.470 suara, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2.130, Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) 1.638, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 1.272 suara.
Partai Buruh 621 suara, Partai Ummat 402 suara, Partai Bulan Bintang (PBB) 121 suara, lalu Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan Partai Garda Republik Indonesia (Garuda) masing-masing nol suara karena memang tidak berpartisipasi dalam pemilihan DPRD Kotim. (hgn/ant/ign)
Suara Terbanyak Caleg DPRD Kotim:
Dapil I (10 kursi)
Angga Aditya Nugraha (PDIP) 5.131
Ahyar Umar (PDIP) 3.846
Modika Latifah Munawarah (PDIP) 2.521
Pardamean Gultom (Nasdem) 1.759
Riskon Fabiansyah (Golkar) 2.119
M Kurniawan Anwar (PAN) 1.235
Suprianto (PKS) 1.134
SP Lumban Gaol (Demokrat) 1.362
Chindy Maulidtika Yunifa (Gerindra) 1.133
Muhammad Idi (PKB) 1.620
Dapil II (8 kursi)
Paliansyah (PDIP) 1.931
Rinie Anderson (PDIP) 1.133








