BATAL LAGI!!! Masih Kurang Rp 300 Juta, Pasar Rakyat Mentaya Gagal Difungsikan Tahun Ini

pasar rakyat mentaya
HAMPIR SELESAI: Bangunan Pasar Rakyat Mentaya di Jalan Ahmad Yani belum bisa difungsikan tahun ini, Senin (7/11). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gagal memfungsikan Pasar Rakyat Mentaya tahun ini. Padahal, rencananya bangunan yang dialihfungsikan menjadi Swalayan Rakyat Mentaya untuk menampung produk UMKM itu ditargetkan sudah operasional November ini. Hal itu disebabkan renovasi bangunan yang masih kurang anggaran.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kotim Zulhaidir mengatakan, renovasi bangunan Pasar Rakyat Mentaya sudah tiga kali dianggarkan sebesar Rp 200 juta. Kemudian ditambah Rp 370 juta dan Rp 125 juta pada perubahan anggaran tahun ini. Namun, renovasi yang menelan anggaran Rp 695 juta tersebut masih tak cukup merampungkan pekerjaan hingga selesai.

Bacaan Lainnya

”Di perubahan anggaran tahun ini, Pemkab Kotim menganggarkan lagi Rp 125 juta untuk menyelesaikan pembuatan partisi di dalam area bangunan. Namun, anggaran itu belum cukup, sehingga fungsional bangunan diundur tahun depan,” kata Zulhaidir, Kepala Disperdagin Kotim, Senin (7/11).

Baca Juga :  Perkara Suami Kawin Lagi Dinilai Mandek, Pengacara Kecewa pada Penyidik dan Jaksa

Zulhaidir mengestimasikan kekurangan anggaran untuk menyelesaikan pekerjaan renovasi sampai selesai sekitar Rp 300 juta lagi. Masih ada beberapa pekerjaan yang belum diselesaikan, di antaranya pemasangan instalasi listrik, rak untuk pajangan produk, pengecatan bangunan, ruang pendingin khusus untuk penempatan sayur segar dan ikan segar yang dikemas secara higienis, serta fasilitas kelengkapan mini kafe di sudut pintu masuk swalayan.

”Sesuai rancangan awal sebenarnya renovasi bangunan ini memerlukan anggaran Rp 2 miliar. Untuk pekerjaan yang belum selesai, saya estimasikan kekurangan anggarannya sekitar Rp 300 juta dan ini akan dilanjutkan secara bertahap, menyesuaikan anggaran yang tersedia,” katanya.

Pos terkait