Bazaar Dipadati Pengunjung Tanpa Masker

Bazaar Begoyap Dipadati Pengunjung Tanpa Masker
LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN: Pengunjung Bazaar Begoyap di Pangkalan Bun Park terlihat padat pada Selasa (22/3) malam. Terdapat 100 tenda UMKM yang menjual makanan ringan, minuman, kerajinan. Ada pula arena permainan dan panggung hiburan. Sayangmya, banyak pengunjung yang tidak memakai masker.

PANGKALAN BUN – Bazaar Begoyap mampu menyedot perhatian banyak orang hingga pengunjung memadati arena pada Selasa (22/3) malam. Pantauan media ini sekitar pukul 18.30 WIB sebagian pengunjung sudah mulai memadati arena Bazaar Begoyap.

Pasalnya di lokasi tersebut terdapat 100 tenda lebih dari pelaku UMKM yang menjual beraneka ragam mulai dari makanan ringan, minuman, produk olahan UMKM, permainan hingga panggung hiburan.

Mulai pukul 19.00 WIB pengunjung semakin padat dan berjubel. Selain menimbulkan kerumunan, sejumlah pengunjung juga tak menggunakan masker.

Para pengunjung terlihat saling berdesakan, dan tampaknya hal ini sudah dianggap lumrah begitu saja. Namun perlu diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan ini masih di masa pandemi, meski kasusnya landai, prokes tetap harus dipatuhi.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono mengatakan, bazar tersebut dilaksanakan atas dasar untuk membantu masyarakat khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kobar. Sehingga mereka diberi wadah untuk memasrakan produknya masing-masing.

Meski dalam pelaksanaannya masih pandemi Covid-19, tentu panitia penyelenggara sudah meminta izin kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat. Maka hasil rekomendasi tersebut harus ditaati khususnya soal penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Aparat Mulai Bergerak, Preman SPBU Ditangkap Peras Sopir, Dua Orang Masih Diburu

Meski di lapangan, di jam tertentu terjadi peningkatan pengunjung. Hal ini yang harus diantisipasi oleh panitia penyelenggara agar mematuhi hasil rekomendasi yang sudah ada.

“Kami ingatkan agar panitia harus taat terhadap rekomendasi dari Satgas. Karena kesepakatan sebelum pelaksanaan wajib mematuhi prokes yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Pos terkait