Begini Inovasi Disbudpar Kotim Lestarikan Budaya Lokal

ELLENA-ROSIE
Kepala Disbudpar Kotim Ellena Rosie

SAMPIT – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kotawaringin Timur akan berinovasi dalam melestarikan kesenian dan budaya lokal. Hal itu sebagai respons terhadap perkembangan zaman yang kian pesat.

Kepala Disbudpar Kotim Ellena Rosie mengatakan, kemajuan teknologi berdampak pada mudahnya generasi muda mengakses informasi. Pun sebaliknya, perkembangan media sosial menyebabkan pengaruh budaya luar, seperti budaya barat mudah masuk ke wilayah ini. Untuk itu, inovasi untuk melestarikan budaya lokal menjadi sangat penting agar budaya daerah bisa dinikmati generasi berikutnya.

Bacaan Lainnya

Dalam upaya melestarikan kebudayaan maupun kesenian daerah, Ellena Rosie menambahkan, pihaknya akan menerapkan satu inovasi, di mana nantinya dalam berbagai kegiatan maupun upacara sekolah, akan diperdengarkan lagu daerah setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.

”Kami ingin memperdengarkan lagu daerah setelah lagu wajib, Indonesia Raya. Yaitu, lagu Habaring Hurung sebagai upaya kami dalam melestarikan kesenian daerah,” katanya.

Baca Juga :  CATAT!!! Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Harus Seizin Orang Tua

Dia melanjutkan, masyarakat, anak-anak, atau generasi muda khususnya, mungkin masih banyak yang tidak mengetahui lagi daerah. Dengan demikian, harapannya, dengan sering memperdengarkan lagu daerah, secara tidak langsung akan mengedukasi mereka.

Melalui cara itu diharapkan semangat Habaring Hurung yang terkandung dalam lagu tersebut bisa tersampaikan kepada masyarakat dan mengembalikan semangat gotong royong sebagaimana arti dari lagu tersebut, sesuai dengan motto Kotim.

Pos terkait