Beragam Tanaman Kehutanan Tumbuh di Lahan Gambut

konservasi lahan gambut
: Guru pelajaran muatan lokal SMA Muhammadiyah Sampit Joni menunjukkan konservasi lahan gambut insitu dan eksitu di Jalan HM Arsyad Kilometer 7, Sampit, Minggu (9/4).

SAMPIT, RadarSampit.com – Proyek konservasi lahan gambut insitu dan eksitu yang dilaksanakan SMA Muhamadiyah Sampit bekerjasama dengan PT Gunung Gajah Abadi mulai membuahkan hasil. Berbagai jenis tanaman kehutanan dan buah-buahan tumbuh dengan baik.

Guru pelajaran muatan lokal SMA Muhammadiyah Sampit Joni mengatakan,  jenis tanaman kehutanan yang sudah tumbuh adalah kayu kapur, kayu meranti leprosula, parvifolia, joharensis, kayu manis, gaharu, merabung, macaranga, piring-piring. Sedangkan tanaman buah-buahan berupa pohon mangga, sirsak, ketapi, durian, dan sebagainya.

Bacaan Lainnya
Pasang Iklan

”Kami uji coba tanaman kehutanan dan buah buah di lahan gambut. Uji coba pertama di lahan seluas 1,5 hektare di Jalan HM Arsyad Kilometer 7. Usia tanaman ada yang baru satu tahun dan ada yang sudah dua tahun,” ujar Joni yang juga berprofesi sebagai Notaris di Sampit.

Menurutnya, konservasi lahan insitu eksitu ini sebagai percontohan di Kalteng bahwa lahan gambut bisa dimanfaatkan untuk tanaman kehutanan dan buah buahan yang biasa tumbuh di perbukitan, seperti kapur, meranti leprosula, farvipolio, joharensis, ulin, kayu manis, getah pendo, durian, sirsak, srikaya jumbo, dan sebagainnya.

Baca Juga :  Aquarius Hadirkan Taste of Asean

Lulusan S3 Ilmu Kehutanan Universitas Mulawarman ini menjelaskan,  konservasi lahan gambut pada dasarnya adalah mengelola tata air agar lahan tidak kering. Secara alamiah, gambut mampu mempertahankan stok karbon karena kondisi terendam dan anaerob. Pemanfaatan lahan gambut seringkali membuang air di gambut agar dapat ditanami. Dampaknya, daerah dengan lahan gambut seperti Riau dan Kalimantan Barat selalu dihantui kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau tiba. Jika ditilik dari gambut yang terbentuk dari material organik, analogi lahan gambut yang kering seperti kayu bakar yang rentan terhadap api .

Menurut Joni, pelaksanaan konservasi lahan gambut itu tidak mudah. Perlu kerja keras  untuk merestorasi lahan gambut yang terdegradasi agar tidak semakin rusak dan memperparah perubahan iklim.  Praktik konsersevasi lahan gambut di lapangan dapat dilakukan dengan menjaga hutan tetap alami atau pertanian yang berkelanjutan. (yit)



Pos terkait