Caleg Harap-Harap Cemas Menunggu Pilihan Rakyat

Hasil Pengorbanan Penjang akan Terlihat Pekan Depan

ilustrasi caleg
Ilustrasi Caleg

SAMPIT, radarsampit.com – Penantian panjang para kontestan pemilihan kian mendekati hari penentuan. Sejumlah calon anggota legislatif yang berlaga memperebutkan kursi DPRD kabupaten hingga provinsi, harap-harap cemas jadi pilihan rakyat. Hasil pengorbanan panjang akan terlihat pekan depan.

”Sudah hampir beberapa bulan saya sudah berkunjung kepada pemilih, khususnya di pelosok. Semoga (masyarakat) bisa memberikan suaranya. Apa pun hasilnya, itulah yang terbaik untuk bangsa dan daerah ini,” kata Yeni Maria Marselina, caleg DPRD Kalteng, Jumat (9/2).

Bacaan Lainnya

Yeni berharap pendukungnya bisa bertahan hingga akhir. Dengan begitu, dia bisa mendapatkan suara maksimal. Dia menyakini pendukungnya memiliki basis yang militan dan tidak tergoyahkan.

”Semoga para pendukung saya tetap teguh hatinya dan bertahan sampai 14 Februari nanti,” katanya.

Caleg lainnya, Rinie Setiawati yang berlaga di Baamang-Seranau, mengaku yakin kembali terpilih menjadi wakil rakyat, karena besarnya dukungan untuknya. ”Ya, tentunya modal dan semangat saya karena pendukung,” ujarnya.

Meski demikian, Rinie juga mengaku tak tenang sampai hari pencoblosan nantinya. ”Ditanya perasaan saat ini, manusiawi saja. Tidak tenang,” katanya.

Reno, caleg yang turun di dapil IV mengaku sudah berjuang maksimal menyosialisasikan program ketika menjadi wakil rakyat. Dia pasrah, dipilih atau tidak, merupakan otoritas masyarakat sebagai pemilik suara.

”Saya serahkan kepada masyarakat saja untuk selanjutnya. Kalau memang sejalan dengan program saya, pasti mereka pilih saya dan itulah demokrasi sebenarnya. Memberikan hak penuh kepada rakyat untuk menentukan wakilnya di parlemen,” tegasnya.

Reno juga mewaspadai permainan politik uang yang santer terdengar. Dia mewanti-wanti pendukungnya jika menerima iming-iming dari oknum yang kerap membayangi dengan uang sogokan kepada pemilih, agar tak terpengaruh dan memilih sesuai hati nurani.

”Jangan merasa di bawah tekanan dan intervensi siapa pun,” katanya.

Pencoblosan akan dilaksanakan serentak pada 14 Februari pekan depan. Di tingkat DPRD Kotim, ada 463 caleg yang akan berebut 40 kursi wakil rakyat.

Sebagian besar kontestan telah mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya untuk mendulang suara selama masa kampanye 75 hari. Itu belum termasuk sosialisasi yang jauh hari telah dilakukan sebelum diputuskan masuk Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU.

Sengitnya persaingan kian terlihat dengan kabar permainan politik uang yang dijalankan sebagian caleg melalui tim suksesnya. Bahkan, praktik curang itu juga dilakukan di wilayah perkotaan.

Sejumlah warga yang ditemui Radar Sampit, mengaku diimingi sejumlah uang oleh tim sukses caleg. Meski kabar itu kian kencang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kotim kesulitan membongkarnya, karena tak ada laporan serta barang bukti untuk menjerat pelakunya.

Modal Penting

Sementara itu, Analis politik dari Exposit Strategic Arif Susanto mengatakan, calon pemilih pada kontestasi Pemilu 2024 perlu memiliki tiga modal penting, yaitu bersikap cerdas, menjadi oportunis, dan berpikir kritis.

”Pemilih memiliki kewajiban bukan hanya memastikan bahwa pilihannya tepat, tetapi proses panjang tentang bagaimana menimbang pemimpin, antara lain dipengaruhi rekam jejak, jadi penting bagi pemilih untuk tahu siapa yang akan dipilih,” kata Arif, Jumat.

Dia mengatakan, salah satu modal penting para pemimpin adalah keterkenalan. Namun, keterkenalan tidak menjamin orang-orang memiliki rekam jejak yang bagus dalam aktivisme sosial, sehingga pemilih harus bisa lebih cerdas dalam menentukan pilihan.

Pos terkait