Logistik Pemilu di Kotim Mulai Dikirim ke Tujuh Kecamatan

logistik pemilu
MEMUAT LOGISTIK: Sejumlah logistik yang akan dikirim hari ini dimuat ke truk pengangkut, Jumat (9/2/2024). (KPU KOTIM UNTUK RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Pengiriman distribusi logistik Pemilu 2024 mulai dikirim Sabtu (10/2/2024) pagi ini. Pengiriman dimulai dari kecamatan terjauh di daerah pemilihan (dapil) lima Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meliputi Kecamatan Mentaya Hulu, Parenggean, Antang Kalang, Bukit Santuai, Tualan Hulu, dan Telaga Antang.

”Pengiriman logistik pemilu akan dilaksanakan sesuai jadwal. Dimulai dari pengiriman ke lokasi kecamatan terjauh yang diprioritaskan atau didahulukan di dapil lima dan ada satu Kecamatan Pulau Hanaut yang masih dapil tiga, sehingga besok pagi, logistik pemilu akan dikirim ke tujuh kecamatan,” kata Muhammad Rifqi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim, Jumat (9/2/2024).

Bacaan Lainnya

Pada hari kedua, distribusi logistik akan dilanjutkan ke lima kecamatan, di antaranya Kotabesi, Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Cempaga Hulu, Telawang. Hari ketiga, didistribusikan ke Kecamatan Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Cempaga, Teluk Sampit, dan Seranau.

Baca Juga :  PDAM Putus Pelanggan Ilegal

”Kami menerima beberapa usulan dan sudah kami pertimbangkan dan sepakati ada lima kecamatan yang mengalami perubahan tanggal kirim. Kecamatan Cempaga yang tadinya tanggal 11, Teluk Sampit dan Seranau tanggal 10, berubah jadwal pengiriman ke tanggal 12 Februari. Sedangkan wilayah Sampit, yaitu Kecamatan MB Ketapang dan Baamang yang tadinya 12 Februari, berubah tanggal 13 Februari,” jelasnya.

Rifqi menuturkan, saat ini logistik pemilu mulai dimuat ke truk dan akan siap dikirim pada Sabtu (10/2/2024) pagi.

”Dua jam sebelum pengiriman, TNI dan Polri akan melaksanakan apel terlebih dahulu di Stadion 29 November,” ujarnya.

Selama pengiriman logistik, Polres Kotim menyiagakan 398 personel di luar bantuan Polda Kalteng.

”Selama proses keberangkatan sampai logistik tiba di panitia pemilihan kecamatan (PPK) kemudian diteruskan ke panitia pemungutan suara (PPS) akan dikawal aparat,” ujarnya.

KPU Kotim juga bekerja sama dengan penyedia armada agar melakukan pengiriman logistik pemilu dengan memenuhi sesuai standar kelayakan. Penyedia armada diminta memastikan standar kelayakan, yakni pengiriman ditutup menggunakan terpal. (hgn/ign)



Pos terkait