Cegah DBD, Lapas Kelas IIB Sampit Diasapi

fogging lapas sampit
FOGGING: Petugas melakukan fogging di Lapas Kelas IIB Sampit, Jumat (30/4). (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Sebagai upaya pencegahan penyebaran demam berdarah dengue (DBD), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan lapas, Jumat (28/4). Fogging melibatkan beberapa petugas Dinas Kesehatan Kotim.

Pengelola Program DBD pada Dinas Kotim Robby Indra Wahyudi mengatakan,  upaya pembasmian nyamuk beserta jentik di Lapas Sampit  sebagai upaya pencegahan agar tidak terdapat seorangpun di lapas yang terserang penyakit demam berdarah.

Bacaan Lainnya

“Fogging ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kotim dalam rangka pencegahan penyakit serta memastikan masyarakat hidup sehat dan terbebas dari serangan nyamuk khususnya pembawa atau vektor penyakit DBD,” sebutnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit Agung Supriyanto menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana atas kerja sama lapas dan Dinas Kesehatan Kotim.  Lingkungan Lapas merupakan salah satu lokasi yang berisiko menjadi tempat penyebaran demam berdarah, karena banyaknya penghuni lapas.

Baca Juga :  Berbagi Berkah di Hari Raya Iduladha, Pegawai RSUD dr Murjani Berkurban Tiga Sapi dan Tujuh Kambing

Pemberantasan nyamuk Aedes Aegepty tidak bisa hanya dilakukan dengan menjaga kebersihan, namun tetap harus dibasmi dengan fogging atau pengasapan.

“Rencana kami pun disambut baik oleh Dinas Kesehatan Kotim yang ditindaklanjuti dengan menugaskan operator fogging ke Lapas Sampit,” tuturnya.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih atas sinergi dan dukungan Dinas Kesehatan untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan pembinaan kesehatan kepada para WBP.

“Kami akan terus berupaya melakukan berbagai upaya dalam menjaga dan menjamin kesehatan para WBP selama berada di dalam Lapas, dalam rangka menunjang program pembinaan yang dijalankan di Lapas Sampit. Semoga dengan berbagai ikhtiar yang kami lakukan seluruh WBP dapat menjalani pidana di dalam Lapas dalam kondisi sehat,” tandasnya. (yn/yit)



Pos terkait