Daftar di PDIP, Sigit Widodo Siap Jadi Wakil Wali Kota Palangka Raya

pdip
Daftar : Secara mengejutkan, Sigit Widodo mendaftarkan diri sebagai calon wakil wali kota Palangka Raya di PDIP. Kader PDIP yang dikenal banyak oleh warga Palangka itu bahkan siap mundur menjadi Anggota DPRD Kota. (DODI RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com  – Secara mengejutkan Sigit Widodo mendaftarkan diri sebagai calon wakil Wali Kota Palangka Raya di PDIP. Kader partai banteng moncong putih yang dikenal banyak oleh warga itu bahkan siap mundur sebagai Anggota DPRD Kota. Dia menjadi pendaftar pertama kandidat bakal calon wali kota/wakil wali kota.

“Siap untuk ke depan. Saya memastikan siap mundur dari Anggota DPRD Kota Palangka Raya, jika partai telah memberikan penugasan untuk maju di Pilkada Kota Palangka Raya,” ujar Sigit Widodo, Senin (8/4/2024).

Bacaan Lainnya

Ia juga mengungkap bahwa sebagai kader utama PDIP Perjuangan telah melawati berbagai proses pengkaderan. “Ini pengabdian untuk masyarakat. Dan saya berpolitik realistis, saya bisa mengukur, sehingga saya mendaftar sebagai wakil wali kota,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palangka Nenie Andriaty Lambung menyampaikan bahwa SIgit Widodo merupakan kader militan. Dalam pengkaderan, dia telah memegang kader kualifikasi utama atau jenjang tertinggi pengkaderan di PDI Perjuangan.

Baca Juga :  Kalteng Siap-Siap Hadapi Ancaman Karhutla

Nenie memastikan, PDI Perjuangan terbuka bagi putra putri terbaik Palangka Raya yang siap mendaftar sebagai wali kota dan wakil wali kota.

PDI Perjuangan juga membuka diri bagi siapa saja yang ingin mendaftar sebagai calon kepala daerah, yang penting memiliki integritas, sehat jasmani dan rohani serta bersedia mengikuti semua tahapan yang telah digariskan oleh PDI Perjuangan.

“Jadi kita terbuka untuk siapa saja, tokoh-tokoh dan putra putri terbaik silahkan mendaftar di PDI Perjuangan. Kita menjaring sebanyak-banyaknya bakal calon, yang memiliki visi misi membangun Kota Palangka Raya lebih baik dan maju lagi,” ujarnya.

Nenie juga menyebut bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik lainnya. Sebab, pada periode ini PDI Perjuangan mengalami penurunan perolehan suara dan kursi, sehingga harus berkoalisi untuk dapat mengusung calon wali kota dan wakil wali kota.

“Pastinya sudah ada, tetapi kita tidak bisa sampaikan hari ini. Karena nanti keputusan berkoalisi akan ditentukan oleh DPP, tugas kita berkomunikasi dan jalin koordinasi yang baik dengan parpol lainnya,” ungkapnya.(daq/sla)



Pos terkait