Disdik Kotim Minta Kepala Sekolah Perketat Pengawasan

Plt Kadis Pendidikan Susiawati
Plt Kadis Pendidikan Susiawati

SAMPIT, radarsampit.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau kepala sekolah di seluruh satuan pendidikan agar lebih memperketat pengawasan di sekolah. Selain peserta didik, tenaga pendidik atau guru yang bertugas juga perlu pengawasan.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Susiawati agar tak ada lagi tenaga pendidik yang melakukan perbuatan menyimpang terhadap peserta didiknya.

Bacaan Lainnya

Susi mengingatkan agar guru jangan sampai memanfaatkan posisinya untuk menekan siswa, apalagi sampai mengancam untuk melakukan sesuatu tak terpuji.

”Tugas guru itu mendidik dengan cara yang mengajarkan pembelajaran yang baik, bukan dengan cara melakukan perbuatan yang tidak terpuji,” kata Susiawati.

”Perlu ada pengawasan bersama. Tidak hanya peserta didiknya saja yang diawasi, guru juga harus diawasi. Bagaimana caranya mengajar, rutin mengadakan rapat agar kepala sekolah mengetahui cara dan sistem mengajar guru,” tambahnya lagi.

Baca Juga :  Jumlah Pegawai Bertambah, Anggaran Disdik Kotim Naik Jadi Rp523 Miliar

Di samping itu, lanjutnya, perlu ada komunikasi berbagai arah terhadap peserta didik dan orang tua. Dengan demikian, tindakan buruk dapat dicegah dan tidak terulang kembali.

”Kepala sekolah perlu mengenal peserta didiknya tidak hanya melalui informasi dari guru, tetapi komunikasi langsung dengan peserta didiknya, sehingga peserta didik lebih terbuka akan kesulitan yang dihadapi disekolah,” ujarnya.

Demikian pula komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua perlu terjalin dengan baik, sehingga orang tua tahu perkembangan pendidikan anaknya.

”Kepala sekolah perlu menjalin komunikasi dengan para orang tua pada pertemuan tertentu agar orang tua juga mengetahui dan guru juga mengetahui informasi dari orang tua apa yang sedang dihadapi peserta didik. Semua itu perlu keterbukaan informasi sehingga tindakan buruk dapat dicegah jangan sampai terulang lagi,” katanya. (hgn/ign)

Pos terkait