Diwarnai Banyak Pelanggaran Keras

Persiba Balikpapan vs Sulut United

Hasil imbang akhirnya diraih dalam lanjutan Liga 2 Grup D antara Persiba Balikpapan menjamu Sulut United, yang berlangsung keras dan melahirkan banyak pelanggaran.(istimewa)

PALANGKA RAYA- Hasil imbang diraih dalam lanjutan Liga 2 Grup D antara Persiba Balikpapan menjamu Sulut United di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya, kemarin. Kedua tim sama-sama ngotot untuk meraih tiga poin penuh, hingga jalannya pertandingan berlangsung keras dan seru.

Persiba Balikpapan sempat tertinggal terlebih dahulu melalui gol pemain Sulut Tegar Hening Pangestu dari titik putih. Gol tercipta di menit 65, setelah pemain belakang Persiba menyentuh bola. Namun, menit 83 gol balasan dari Persiba tercipta. Gol itu melalui tendangan keras kaki kanan M Yogi Novarion, yang baru saja masuk pada menit 73.

Dengan hasil imbang itu,Persiba Kini harus lebih berjuang untuk mendapatkan poin dan laga selanjutnya mereka akan menghadapi Persewar Waropen.Sedangkan Sulut United akan meladeni permainan keras PSBS Biak di laga selanjutnya.

Dalam laga itu lima kartu kuning diberikan wasit Fibay Rahmatullah, termasuk satu kartu merah kepada kapten Persiba Balikpapan Bryan Cesar Rahmadhan.

“Hasil imbang sudah sangat lumayan, apalagi kita sempat ketinggalan terlebih dahulu. Kedepan kita akan lakukan evaluasi. Jujur pertandingan tadi saya katakan berat karena kita inginkan tiga poin,” ujar Direktur Teknik Persiba Balikpapan Angel Alfredo Vera usai laga.

Mantan Pelatih persebaya Surabaya ini menekankan, babak pertama berapa peluang berhasil tercipta, hanya saja belum bisa menciptakan gol.”Babak pertama berantakan, namun bisa bangkit di babak kedua. Peluang banyak tetapi hanya sedikit gol. Saya pikir mimbang sudah sangat baik dan imbang.” tandasnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Sulut United Ricky Nelson Gideon Ndun mengatakan, menyayangkan keputusan wasit yang seharusnya memberikan penalti kedua kepada timnya. Padahal hal itu sudah sangat jelas, wasit kurang tegas dan ragu-ragu memberikan penalti itu.

“Kita bersyukur seluruh pemain bagus, meski satu dua pemain cedera. Kita bisa unggul duluan, meskipun terjadi satu miss hingga lawan berhasil menggolkan dan membuat kedudukan imbang. Wasit kurang tegas untuk memberikan penalti itu, harusnya itu jelas pelanggaran, nanti bisa diliat di tayangan ulang,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *