Drainase Tak Berfungsi, Jalan Karang Mulya Rusak Lagi

jalan rusak
JALAN RUSAK: Kerusakan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Pangkalan Banteng akibat sering terendam air saat hujan mengguyur kawasan itu. (slamet harmoko/radar sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Jalan Jenderal Ahmad Yani di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, sepertinya tak pernah lepas dari kerusakan.

Setelah beberapa bulan selesai diperbaiki, kini kerusakan parah kembali terjadi. Kerusakan jalan kali ini diduga karena tidak lancarnya sistem drainase sehingga jalan terendam hingga akhirnya ambles dan lapisan aspalnya terkelupas.

Bacaan Lainnya

Kini lubang jalan telah melebar hampir memenuhi badan jalan. Kerusakan itu terjadi tepat didekat jalur putar balik (U Turn) di sisi barat Pasar Baru Karang Mulya.

Informasi dihimpun lubang jalan itu cukup lebar sehingga sangat membahayakan pengguna jalan. Terutama pengguna roda empat atau lebih.

Wawan, salah seorang pengguna jalan, mengungkapkan bahwa saat ini pengendara mobil terutama angkutan berat seperti truk sembako dan tangki CPO terpaksa melawan arus agar tidak tersangkut di titik kerusakan tersebut.

“Rusaknya disambungan jalan antara cor beton dan aspal. Awalnya titik itu tergenang air hujan beberapa waktu lalu. Akhirnya ambles dan rusak,” katanya, Senin (5/2/2024)

Baca Juga :  Pakai Seribu Drum Lebih dan Puluhan Tandon, Angkat Kapal Karam di Kumai Pangkalan Bun

Ia juga menyebut bahwa genangan itu terjadi karena sistem drainase tidak berfungsi maksimal.

“Pembuangan air hujan ke drainase (selokan) terlalu tinggi, jadinya air berkumpul ditengah dan jadi genangan. Sekuat-kuatnya aspal kalau lama tergenang bisa ambrol juga,” katanya.

Pantauan di sepanjang jalan yang saat ini menjadi tanggungjawab Pemkab Kobar itu memang sangat minim saluran pembuangan air dari jalan ke selokan. Padahal di kawasan bisnis itu telah dibangun selokan yang cukup besar.

“Kalau hujan, air berkumpul di jalan, karena selokan ditutup oleh warga dan tidak ada lubang untuk mengalirkan air ke selokan,” ungkap Rasti, warga lainnya.

Terkait hal itu Pj Bupati Kotawaringin Barat Budi Santosa mengatakan bahwa pihaknya telah meminta pihak kecamatan dan PUPR untuk memeriksa sistem drainase guna mencegah kerusakan jalan makin melebar. “Nanti saya minta kecamatan dan PUPR mengecek ke lapangan,” ujarnya. (sla/yit)



Pos terkait