Dua PNS Adu Jotos, Satu Orang Luka Tusuk

Dengan alasan sakit hati karena namanya dijelekan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial DA (29) menusuk RR (28),pns,perkelahian,berita sukamara hari ini,radar sampit,dua pns di sukamara adu jotos,dua pns di sukamara kelahi,pemkab sukamara,sukamara
Ilustrasi. (jawapos.com)

SUKAMARA, RadarSampit.com – Dengan alasan sakit hati karena namanya dijelekan, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial DA (29) menusuk RR (28) yang juga pegawai dengan sebilah pisau. Korban mengalami luka parah dan harus dibawa ke rumah sakit.

Perkelahian dua aparatur sipil negara itu terjadi di perumahan RT 001 Desa Pudu, Kecamatan Sukamara pada Selasa (19/4).

Bacaan Lainnya

Menurut Kapolres Sukamara AKBP Dewa Made Palguna melalui Kasat Reskrim Polres Sukamara AKP Suherman, kasus tersebut masih dalam pengembangan perkara dan proses penyidikan.

DA sebagai tersangka penusukan sudah diamankan bersama sejumlah barang bukti seperti pisau belati dan satu unit kendaraan roda dua.

Dari kronologis yang diperoleh pihak Kepolisian di lapangan menyebutkan bahwa pada hari Selasa itu, DA mendatangi rumah korban karena tidak terima namanya dijelek-jelekan oleh RR.

Sesampainya di rumah RR, DA menyuruh korban keluar untuk berbicara berdua, namun RR menolak. DA kemudian masuk ke dalam rumah dan menyuruh RR untuk duduk dan diajak bicara, tetapi korban tidak menghiraukan dan malah berbaring.

Baca Juga :  Pemerintah Akhiri Plinplan Kebijakan, Larangan Ekspor CPO Berlaku untuk Seluruh Turunannya

Lantaran tidak dihiraukan dan sakit hati, DA keluar dari rumah lalu pergi. Namun sesaat kemudian, DA kembali lagi dan memaksa ingin masuk ke dalam rumah, tetapi dihalau oleh pacar RR namun gagal.

Kemudian DA langsung berkelahi dengan RR, disaat itulah DA mengambil sebilah pisau yang disembunyikan di dalam baju hingga terjadi penusukan tersebut. Setelah kejadian itu, DA langsung menyerahkan diri ke Mapolres Sukamara.

“Perkara ini masih dalam proses pengembangan dan penyidikan. Namun tersangka dan barnag bukti sudah ditahan,” tandas Suherman. (fzr/sla)

Pos terkait