Enam Bulan ”Dihantui” Buaya di Sungai Mentawa, BKSDA Pasang Jebakan

bksda pasang umpan buaya
OBSERVASI: BKSDA Pos Jaga Sampit melakukan observasi di lokasi kemunculan buaya di Sungai Mentawa, Senin (2/1). (IST/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit akan memasang kebakan berupa jerat untuk menangkap buaya yang muncul di Sungai Mentawa. Tepatnya di Jalan H Imran, Gang Merpati Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Sampit. Jebakan itu akan dipasang pada daerah yang menjadi lokasi kemunculan predator tersebut.

Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah mengatakan, pemasangan jerat buaya menggunakan umpan seperti pancing rencananya akan dilakukan hari ini, Selasa (3/12).

Bacaan Lainnya

Kemunculan buaya dilaporkan warga setempat bernama Tuti. Perempuan itu melaporkan kemunculan buaya muara sepanjang satu meter di salah satu anak sungai di lokasi tersebut.

Pihak BKSDA Pos Jaga Sampit sudah dua kali melakukan observasi ke lokasi kemunculan buaya. Dari hasil observasi, pihaknya yakin buaya yang dimaksud tak akan berpindah jauh.

Muriansyah menduga buaya muara sepanjang satu meter itu merupakan anakan dari buaya yang pernah muncul di muara Sungai Mentawa beberapa waktu lalu.

”Berdasarkan informasi warga, dulu pernah terlihat buaya dengan ukuran 1,5 hingga 2 meter. Ada kemungkinan buaya tersebut sempat berkembang biak,” terangnya.

Baca Juga :  PN Sampit Bertabur Prestasi Bergengsi, Ini Deretan Daftarnya

Berdasarkan keterangan warga, kemunculan buaya muara saat berada di tepi sungai sempat diabadikan melalui video oleh warga setempat. ”Menurut warga, buaya muara berada di areal tersebut sekitar enam bulan terakhir ini,” ujarnya.

Lokasi kemunculan buaya yang merupakan areal padat penduduk membuat warga setempat khawatir. Namun, belum ada laporan adanya serangan buaya. Baik terhadap warga maupun ternak.

BKSDA mengimbau agar warga tak nekat mendekati, apalagi berupaya menangkap buaya. Selain berbahaya, hewan itu juga merupakan satwa dilindungi. Karena itu, penanganannya harus dilakukan petugas BKSDA.

”Hindari aktivitas yang berada langsung di sungai atau di pinggir sungai. Demikian juga apabila ada kandang ternak agar dijauhkan dari sungai,” katanya.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, BKSDA Pos Jaga Sampit mengimbau warga sekitar tetap waspada dan berhati-hati. Warga juga diminta segera melapor apabila buaya muara tersebut kembali menampakkan diri di lokasi tersebut. Hal ini akan lebih memudahkan petugas untuk menangkap buaya muara itu.

Pos terkait