Final Mini Soccer Wengga Cup II Diwarnai Kekerasan, Begini Akhirnya

juara 2 mini soccer wengga cup 2
JUARA DUA: Tim RSUD dr Murjani Sampit FC berhasil meraih juara dua pada Wengga Cup II Mini Soccer 2022. (AKUN FACEBOOK YK MOTOR)

SAMPIT, radarsampit.com Pertandingan babak final Wengga Cup II Mini Soccer 2022 antara Tim SHMG Lamongan melawan RSUD dr Murjani Sampit FC tak berjalan mulus. Adanya pelanggaran yang dilakukan pemain dari Tim SHMG Lamongan memicu aksi kekerasan oleh oknum official lawan.

Kapten kesebelasan RSUD dr Murjani Sampit FC yang meminta namanya tak disebutkan mengatakan, kericuhan itu dipicu setelah terjadi pelanggaran oleh salah satu pemain SHMG Lamongan. Hingga akhirnya terjadi aksi pemukulan yang direkam warga yang menonton pertandingan tersebut.

Bacaan Lainnya

”Wasitnya kurang tegas. Sudah dua kali terjadi penalti, tetapi tidak ada tiupan peluit,” katanya, Minggu (28/8).

Atas kejadian tersebut, wasit memberikan kartu merah pada aslah seorang pemarin dari Tim SHMG Lamongan. ”Permasalahan selesai dengan cara damai, permainan kembali dilanjutkan sampai selesai,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Pemain Asing Ikut Berlaga Turnamen Sepak Bola Piala Agustiar

Tim SHMG Lamongan akhirnya menang dengan skor 4:3 dan keluar sebagai juara 1 dengan hadiah uang tunai Rp 7.500.000 dan Tim RSUD dr Murjani Sampit meraih juara 2 dengan meraih hadiah uang tunai sebesar Rp 5.000.000.

Terpisah, Ketua Panitia Penyelenggara Wengga Cup II Mini Soccer 2022 Indra Jaya melalui Penanggung Jawab Kegiatan Adi Wahyudi mengatakan, insiden yang terjadi pada partai final itu dipicu kesalahpahaman antara wasit dengan oknum official.

”Itu hanya insiden kecil. Ada kesalahpahaman saja antara wasit dan oknum official yang tidak terima atas pelanggaran yang dilakukan salah seorang pemain dari Tim SHMG Lamongan. Bukan masalah besar. Pemain yang melakukan pelanggaran sudah diberikan kartu merah dan pertandingan dapat kembali dilanjutkan sampai selesai,” kata Adi Wahyudi.

Pos terkait