Gagal Menyalip Dump Trulk, Pemotor Kritis Dihajar Bus

olah tkp 2
OLAH TKP: Petugas Satlantas Polres Kobar saat olah TKP kecelakaan pemotor dna bus perusahaan di Jalan Utama Pasir Panjang, Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Rabu (26/10). (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua dengan bus antar jemput karyawan Perusahaan Besar Swasta (PBS) PT Wilmar Group terjadi di ruas Jalan Utama Pasir Panjang, Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (26/10) pukul 14.45 WIB.

Informasi yang dihimpun, akibat tabrakan dengan perkenaan depan – depan itu, pengendara motor matik jenis Vario bernopol KH 2876 WP kritis dengan luka cukup parah.

Kasatlantas Polres Kobar Iptu Bayu Caesaria Tri Hardiyanto menceritakan, kecelakaan tersebut bermula ketika sepeda motor jenis honda Vario warna hitam yang dikendarai korban berjalan sendiri dari arah Pangkalan Bun menuju arah Kumai.

olah tkp 1
OLAH TKP: Petugas Satlantas Polres Kobar saat olah TKP kecelakaan pemotor dna bus perusahaan di Jalan Utama Pasir Panjang, Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Rabu (26/10). (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

“Sesampai di tempat kejadian, korban berjalan melebar ke kanan dan akan mendahului kendaraan roda enam jenis Mitsubishi dump truk warna kuning yang dikemudikan W,” ungkapnya.

Lanjut dia, berbarengan dengan itu dari arah berlawanan berjalan kendaraan roda enam jenis Mitsubishi bus warna biru bernopol BK 7487 DP yang dikemudikan oleh EDS. Lantaran jarak sudah terlalu dekat sehingga terjadilah kecelakaan dengan perkenaan depan dan depan.

Baca Juga :  Nelayan Jateng Ditangkap di Perairan Kumai

Akibat kerasnya benturan yang terjadi, pengendara roda dua mengalami luka lebam di mata sebelah kiri, luka di bagian belakang kepala, memar di kaki kiri. “Untuk mendapatkan pertolongan medis korban kemudian dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” tandasnya.

Informasi yang diperoleh akibat sejumlah luka yang dialami korban dalam kondisi kritis dan dirawat di ruang gawat darurat rumah sakit.

Pos terkait