Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor melepas keberangkatan 216 Calon Jemaah Haji (CJH) di Bandara Haji Asan Sampit menuju Bandara Syamsudin Noor Embarkasi Banjarmasin.
HENY PUSNITA, Sampit | radarsampit.com
Memperbanyak syukur dan menjaga kekompakan para jemaah, serta menjaga nama baik Kotim selama berada di Tanah Suci, merupakan salah satu pesan Halikinnor untuk ratusan CJH Kotim.
”Selamat menunaikan ibadah haji kepada seluruh jemaah. Semoga diberikan kelancaran, kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, dan nantinya dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” katanya, Rabu (14/5).
Menurutnya, ibadah haji merupakan panggilan Allah yang tidak semua umat Islam mendapatkan kesempatan. ”Kita juga bersyukur tahun ini juga, jumlah jemaah yang berangkat bertambah 58 orang menjadi 216. Jumlah ini, mengalami pertambahan dibandingkan tahun lalu yang hanya 161 jemaah,” ujar Halikinnor.
Pemkab Kotim secara khusus menganggarkan dana untuk mencarterkan pesawat. Pada tahun 2022 lalu, layanan dilakukan untuk kepulangan haji. Pada tahun 2023 dan 2024 tahun jemaah haji Kotim menerima layanan fasilitas keberangkatan dan kepulangan menggunakan pesawat NAM Air.
”Kita bersyukur hingga tahun 2025 ini, Pemkab Kotim masih mampu memfasilitasi carter pesawat untuk calon jemaah haji dari Sampit menuju Banjarmasin. Sehingga jemaah tidak lagi kelelahan menempuh perjalanan jalur darat 8-10 jam menuju Banjarmasin,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Halikinnor berpesan kepada CJH Kotim agar meningkatkan ketakwaan selama perjalanan ibadah haji dan senantiasa berupaya membersihkan jiwa dan hati dengan amalan-amalan ibadah haji, salah satunya berserah diri kepada Allah dengan mengucapkan talbiah.
Jemaah juga diingatkan untuk memperbaiki moralitas diri dalam bergaul sesama jemaah selama di tanah suci, dengan tidak berkata-kata kasar dan buruk. ”Bersikaplah secara santun ramah dan tawadhu yang akan memberikan dampak baik sepulangnya ke tanah air,” katanya.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kotim Rihel mengatakan, jumlah calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Kotawaringin Timur yang sudah membayar biaya pelunasan ibadah haji (Bipih) semula berjumlah 219 orang.
Namun, tiga orang tunda berangkat. Sehingga, calon jemaah haji Kotim yang diberangkatkan tahun 2025 berjumlah 216 orang yang terdiri dari 91 laki-laki dan 125 perempuan dengan rentang usia termuda berumur 18 tahun dan tertua berumur 94 tahun.
“Ada dua orang jemaah berstatus lunas tunda dikarenakan melakukan operasi mata dan ada juga yang tunda berangkat karena terkena serangan struk dan ditambah satu orang kemarin calon jemaah kita dikabarkan berpulang ke Rahmatullah atas nama Kusnan Syahrin Muhammad dari Kecamatan Cempaga, sehingga total jemaah menjadi 216 orang,” kata Rihel yang juga ikut mengantar keberangkatan sampai ke Embarkasi Banjarmasin.
Menurut Rihel, kondisi semua calon jemaah haji Kotim dalam keadaan sehat dan siap untuk diberangkatkan ke tanah suci melalui embarkasi Banjarmasin kloter 6 menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah pada Kamis, 15 Mei 2025.
Pemkab Kotim juga memberikan seragam batik berwarna hitam putih serta pemberian uang saku sebesar Rp 1 juta untuk masing-masing CJH. ”Bantuan uang saku dan semua fasilitas akomodasi dianggarkan melalui APBD Kotim melalui bagian kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Rihel menambahkan, bantuan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah calon haji. Salah satunya dengan memfasilitasi menuju embarkasi maupun pemulangan dari debarkasi. (***/ign)








