Jembatan Dusun Tatas Makin Membahayakan

Rawan Celakai Pengguna Jalan

Jembatan Dusun Tatas Makin Membahayakan
JEMBATAN RUSAK: Kondisi jembatan di perbatasan RT 26 dan RT 27, Dusun Tatas, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar, Rabu (26/1) malam. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Jembatan Tatas di perbatasan antara RT 26 dan 27, Dusun Tatas, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) rusak parah.

Kayu yang merupakan bahan utama jembatan akses utama masyarakat dari dan menuju Dusun Bungur tersebut hancur dan sangat berbahaya bagi masyarakat yang melintas baik yang mengendarai roda dua dan roda empat.

Saat malam hari jalur jembatan makin membahayakan karena minimnya penerangan jalan di jalur tersebut. Bila tidak hati-hati, maka pengendara bisa terperosok dalam lubang yang menganga.

Tokoh masyarakat Dusun Tatas, Kelurahan Baru, Jimran mengeluhkan rusaknya jembatan yang menjadi akses mereka sehari-hari untuk beraktivitas. Masyarakat yang akan bekerja, berbelanja ke pasar maupun anak-anak yang akan berangkat sekolah terkendala dengan kondisi tersebut.

“Ada perasaan was-was mengingat jembatan kayu itu sudah parah, jembatan itu akses utama masyarakat yang akan menuju ke Kota Pangkalan Bun,” ujarnya, Kamis (27/1).

Truk dengan kapasitas muatan melebihi tonase diduga menjadi biang kerusakan jembatan itu, hingga saat ini belum ada upaya perbaikan dan jembatan dibiarkan rusak.

Baca Juga :  Hasilkan Pundi Rupiah, Budidaya Ikan Hias Mulai Diminati

Untuk itu ia berharap agar pemerintah daerah memperhatikan kondisi jembatan tersebut, karena perputaran ekonomi masyarakat tergantung kondisi infrastruktur jembatan itu. “Kami mohon agar jembatan tersebut segera diperbaiki sebelum jatuh korban, karena arus lalulintas baik orang maupun barang melalui jembatan tersebut,” pungkasnya. (tyo/sla)

 

 

 

 



Pos terkait