Kades Sakabulin Jadi Buruan Warga

Diduga Jual Lahan Plasma Fiktif

Kepala Desa Sakabulin Kecamatan Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng kabur akibat permasalahan lahan plasma fiktif.
DISEGEL: Rumah Kepala Desa Sakabulin Edy Martono disegel oleh salah seorang korbannya

PANGKALAN BUN – Kepala Desa Sakabulin, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menghilang. Dia diduga kabur akibat permasalahan lahan plasma fiktif.

Hal itu diketahui setelah para korbannya, mengetahui nama mereka tidak terdaftar di Koperasi Mitra Bahaum selaku pengelola lahan plasma perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Kotawaringin Lama. Akhinya sang Kades dilaporkan ke Polsek Kotawaringin Lama.

Salah seorang korban, H. Burhani terpaksa harus menyegel rumah Kepala Desa Sakabulin, Edy Martono karena yang bersangkutan merupakan tokoh masyarakat setempat dan mengalami kerugian hingga Rp1,1 miliar. “Rumah itu saya segel atas sepengetahuan Polsek setempat dan dalam segel itu bila dalam waktu tiga bulan tidak dikembalikan maka rumah akan saya ambil,” ujarnya, Sabtu (13/11).

Menurutnya bukan hanya ia yang menjadi korban, namun keponakannya juga mengalami hal yang sama dengan kerugian mencapai Rp480 juta.

Diakuinya, saat ini mereka tidak mengetahui keberadaan sang Kades tersebut, ia menduga uang mereka digunakan Kades tersebut untuk foyafoya. “Total jumlah lahan plasma yang saya beli dengan saudara saya berjumlah 57 kapling,” ungkapnya.

Baca Juga :  WASPADA!!! Produk Pangan Tak Layak Konsumsi Masih Dijual di Sampit

Sementara itu Ketua Koperasi Mitra Bahaum, Masyakin menambahkan bahwa pihaknya mengetahui hal itu ketika anggota koperasi sedang mengambil pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU). Namun warga yang tidak menerima langsung menanyakan hal itu, ketika dilakukan pengecekan ternyata dalam buku anggota plasma ada tidak tercantum nama mereka.

Pos terkait