Klaster PTM Menyebar di Beberapa Daerah Indonesia, Kotim Justru Ingin Laksanakan 100 Persen

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berupaya mewujudkan pembelajaran tatap muka (PTM) agar bisa berjalan secara merata
Ilustrasi. (net)

Melihat kondisi saat ini, Suparmadi menilai sudah saatnya Kotim bisa kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka secara penuh. Tentunya akan tetap disertai penerapan protokol kesehatan secara ketat.

”Hasil evaluasi kami, selama ini pihak sekolah juga telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Itu bisa dilihat bahwa tidak ditemukan munculnya klaster penularan Covid-19 dalam kegiatan pembelajaran tatap muka,” ujar Suparmadi.

Bacaan Lainnya

Harapan yang sama diungkapkan Kepala SMPN 4 Sampit Suyatmi. Dia berharap pembelajaran tatap muka bisa kembali dilaksanakan secara penuh karena kondisi saat ini jauh membaik meski pandemi Covid-19 masih terjadi.

”Kami berharap setidaknya ada penambahan kuota dan jam belajar dalam pembelajaran tatap muka. Misalnya, kuota ditambah dari 50 menjadi 75 persen atau 100 persen di setiap ruangan. Pembelajaran tatap muka jauh lebih efektif dibanding secara daring,” ujar Suyatmi. (yn/hgn/ant/ign)

Baca Juga :  Anak Yatim akibat Covid-19 di Bartim Bisa Bertambah Jika Prokes Tak Dijalankan

Pos terkait