Komplotan Maling Sewa Mobil untuk Kuras Bengkel Las

Pelaku Pencurian bengkel
PENCURIAN: Tersangka Pencurian di berikan tindakan tegas supaya tidak melawan saat diamankan. Saat ini ketiga tersangka diamankan di Mapolres Kobar.  (SULISTYO/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat menangkap komplotan pencuri yang menguras peralatan bengkel las Surya Karo Karo di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Ada tiga tersangka dalam kasus yang menghebohkan warga Pangkalan Bun tersebut. Aksi mereka tergolong rapi dan tidak diketahui warga sekitar. Namun aksi mereka terekam kamera pengawas (CCTV) yang dipasang pemilik bengkel.

Untuk mendukung aksinya, para pelaku bahkan menyewa mobil untuk mengangkut barang curiannya.

Tiga tersanka Jeni (45), Agus (36), dan Maddani (32) diduga telah merencanakan aksinya jauh – jauh hari. Satu tersangka terpaksa dihadiahi timah panas akibat mencoba melawan dan kabur.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono mengatakan tindak pidana pencurian yang dilakukan tiga tersangka ini diotaki oleh Jeni alias Arpis.

Tersangka utama ini mengajak dua temannya untuk melakukan pencurian di bengkel tersebut. “Ketiga tersangka ini menggasak isi bengkel las. Nilai barang yang dicuri mencapai puluhan juta rupiah. Namun sebelum menikmati hasilnya, mereka kami tangkap di kawasan Kotawaringin Lama,” kata Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono.

Baca Juga :  PT SSMS Tbk Bantu Dapur Umum Bagi Korban Banjir
komplotan maling pembobol bengkel las ditangkap
Salah satu pelaku terpaksa ditempab karena mencoba melawan dan kabur

Untuk Kronologi singkatnya ini bermula pada Minggu 29 Mei lalu sekitar jam 04 30 WIB. Mereka menggunakan mobil sewaan menuju bengkel di Desa Pasir Panjang yang sebelumnya telah dipantau dan diketahui dalam keadaan tidak dijaga (kosong).

Para tersangka masuk setelah mencongkel kunci pengaman di bengkel tersebut. Setelah masuk bengkel, mereka bergantian mengambil mesin dan barang berharga lainnya. “Kemudian barang barang tersebut dimasukkan kedalam mobil, setelah itu mereka pergi meninggalkan lokasi tersebut,” ujarnya.

Pos terkait