Lama Tak Muncul di Gelanggang, Akhirnya Petahana Wali Kota Palangka Raya Mulai Bergerak

pilwakot
MULAI BERGERAK: Fairid Naparin memastikan diri kembali maju pada Pilkada Palangka Raya 2024 dengan mendaftar ke sejumlah partai. (DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Bakal calon wali kota Palangka Raya yang juga petahana, Fairid Naparin, mulai bergerak menggalang dukungan dari partai politik. Fairid menyebar dukungan ke sejumlah partai, yakni Nasdem, PAN, dan Demokrat.

”Saya daftar untuk melanjutkan kepemimpinan. Tanggung sekali. Mudah-mudahan dua kali. Saya ingin melanjutkan pembangunan. Nanti akan mendaftar lagi ke sejumlah partai,” katanya, Selasa (7/5/2024).

Bacaan Lainnya

Fairid menegaskan siap berpasangan dengan siapa pun. Dia juga tak memiliki kriteria khusus untuk wakil yang akan mendampinginya nanti. ”Pokoknya siapa saja siap. Untuk sekarang belum tahu siapa, nanti Agustus saat pendaftaran (ke KPU),” katanya.

Fairid menambahkan, saat ini terus membangun komunikasi dan koalisi untuk pilkada. Dia berupaya merangkul semua partai.

Selain Fairid, bakal calon lainnya, Rahmat Hidayat juga menyebar berkas pendaftaran ke sejumlah partai. Ketua KONI Kalteng yang juga Komisaris PT Bank Kalteng ini optimistis mampu membawa Palangka Raya lebih baik.

Baca Juga :  Diduga Milik Pengetap, Mobil Pembawa Jeriken BBM Terbakar di Pinggir Jalan

”Saya sudah pamit ke Gubernur. Saya maju sebagai seorang profesional dan mampu memberikan langkah terbaik untuk Palangka Raya. Pak Gubernur memberikan arahan dan melanjutkan program yang sudah berjalan untuk menjadikan Palangka Raya sebagai tujuan utama kota wisata,” katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (DPC Gerindra) Kota Palangka Raya M Erlansyah Jamain mengatakan, pihaknya siap berkoalisi dengan partai lainnya.

”Gerindra juga sudah membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah khusus Kota Palangka Raya dari 1-20 Mei 2024. Sudah ada beberapa orang yang telah mendaftarkan sebagai calon kepala daerah,” kata Erlansyah.

Dia melanjutkan, bakal calon kepala daerah yang sudah mendaftar akan mengikuti proses selanjutnya, seperti ‘fit and proper test’ serta beberapa kriteria lainnya. Hal itu akan disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

”Semua memiliki peluang untuk diusung menjadi kepala daerah dari Gerindra. Hanya saja mereka juga wajib mengikuti seluruh prosesnya, baik itu pendaftaran serta lain sebagainya. Nantinya yang memilih adalah DPP,” katanya.



Pos terkait