Langsung Belok Tanpa Tanda, Pemotor Tewas Mengenaskan

Langsung Belok Tanpa Tanda Pemotor Batu Belaman Tewas Mengenaskan
KECELAKAAN: Patugas Satlantas Polres Kotawaringin Barat saat melakukan olah TKP kecelakaan di kawasan Batu belaman, Kecamatan Kumai, Selasa (15/3) (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua terjadi di Jalan Pelita, RT 03, Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (15/3) sekitar pukul 08.45 WIB.

Kecelakaan diduga akibat salah satu pengendara motor yang akan berbelok ke kanan namun tidak menyalakan lampu sein, sehingga ditabrak pengendara di belakangnya.

Dua motor matik yang saling beradu tersebut mengakibatkan satu pengendaranya tewas saat perjalanan ke rumah sakit, sementara satu orang lainnya mengalami luka ringan.

Informasi yang dihimpun, benturan yang menimbulkan suara keras tersebut membuat warga berhamburan keluar rumah dan menuju tempat kejadian. Terlebih ketika melihat salah satu korbannya terkapar dengan kucuran darah segar dari kepalanya.

Warga sempat panik dan berusaha mencari kendaraan lain untuk evakuasi. Akhirnya dua korban diantar menggunakan mobil ambulans ke rumah sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kasatlantas Polres Kobar Iptu Bayu Caesaria menceritakan bahwa peristiwa kecelakaan tersebut bermula saat Apriliya Margiyanti (24) yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario warna hitam putih dengan nomor kendaraan AA 6142 LP berjalan dari arah Kumai menuju Kota Pangkalan Bun.

Baca Juga :  Peremas "Nenen" Kembali Beraksi di Jalan Ahmad Yani

Ketika melintas di Jalan Pelita, Desa Batu Belaman, di depannya terdapat satu kendaraan Honda Beat Street warna hitam dengan nomor kendaraan K 4375 CC yang dikendarai oleh Sutiyah (37). “Saat itu pengendara Beat Street bermaksud berbelok kanan, namun sayangnya tidak menyalakan lampu sein,” terangnya.

Mengingat jarak antara keduanya sudah sangat dekat, sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan dengan perkenaan depan samping kanan.

Benturan yang keras mengakibatkan Sutiyah terpental dan mengalami cidera berat di bagian kepala dan meninggal dunia saat perjalanan menuju ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

“Untuk pengendara Honda Vario, Apriliya Margiyanti mengalami luka memar pada bagian wajah dan dilakukan perawatan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” pungkasnya. (tyo/sla)

Pos terkait