Lengkapkan Proses Perdamaian dengan Ritual Adat di Lokasi Penembakan Bangkal

prosesi adat hinting pali
RITUAL ADAT: Sejumlah pihak saat melaksanakan ritual adat terkait penembakan warga Desa Bangkal beberapa waktu lalu, Kamis (25/4/2024). (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

KUALA PEMBUANG, radarsampit.com – Proses penyelesaian konflik perkebunan yang berujung penembakan terhadap warga Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan, terus berlanjut secara adat.

Sejumlah pihak terkait pada Kamis (25/4/2024) lalu melakukan ritual adat pelepasan hinting pali di lokasi jatuhnya korban luka akibat tertembak.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Seruyan AKBP Priyo Purwanto dan tokoh adat setempat. Priyo menjelaskan, pelepasan hinting pali tersebut merupakan proses tahapan terakhir penyelesaian perdamaian adat peristiwa berdarah di area perkebunan yang mengakibatkan Taufik Nurahman, warga Desa Bangkal, menjadi salah satu korban.

”Selanjutnya, pukul 14.00 WIB, dilaksanakan ritual penempatan daging kerbau yang telah disembelih di Balai Hinting untuk dijadikan sebagai sesaji. Kemudian dilakukan pelepasan hinting pali secara simbolis,” katanya.

Selama pelaksanaan kegiatan pihaknya menerapkan pengamanan terbuka dan tertutup oleh tim gabungan dari Polres Seruyan, Brimob Polda Kalteng, dan polsek sebanyak 36 personel. (rdw/ign)



Baca Juga :  Sampah Diperkirakan Menumpuk Akhir Ramadan, Warga Diminta Disiplin

Pos terkait