Mahasiswa PMM UMM Beri Edukasi Digital Marketing Guna Meningkatkan Penghasilan Pada UMKM

fe2b05fe 585c 46a3 8df1 b19e4f481d69
PROGRAM PMM UMM: Salah satu pelaku UMKM di Kota Sampit yang mendapatkan edukasi digital marketing mahasiswa PMM UMM.

SAMPIT, radarsampit.com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dalam Pengabdian Masyarakat dan Mahasiswa (PMM UMM) Gelombang 7 Kelompok 81, Novia Tri Ramadhani (Manajemen) yang diketuai Nur Fadhilah, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis melaksanakan kegiatan edukasi tentang pengembangan digital marketing kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Sampit, Kalimantan Tengah untuk meningkatkan penjualan online.

Kelompok yang dibimbing Luqman Dzul Hilmi, S.E., M.BA ini melakukan kegiatan sharing terkait bagaimana pemanfaatan dan penggunaan sosial media sebagai sarana digital marketing yang tepat dan membagikan pengetahuan tentang pengoperasian platform media sosial sebagai media promosi online yang menarik, serta membantu UMKM dalam pembuatan logo dan banner sebagai identitas bisnis yang dijalankan. Terdapat 3 UMKM yang diberikan pelatihan ini diantaranya pemilik usaha jamu (Jamu Tradisional Bu Wayan), pemilik usaha seafood (Arna Seafood), dan pemilik usaha thrifting (Ran Garage).

Novia Tri Ramadhani menjelaskan tujuan dari pelatihan pengembangan digital marketing kepada para pemilik UMKM guna memberikan pemahaman kepada pemilik UMKM tentang bagaimana cara menggunakan platform digital dan memotivasi para pelaku UMKM untuk menggunakan digital marketing sebagai sarana promosi, serta dapat mempraktikkan secara langsung dengan memanfaatkan sosial media agar para pelaku UMKM memiliki potensi untuk bisa meningkatkan penjualan dan penghasilan yang maksimal, selain itu hal ini juga berguna agar UMKM lebih dikenal oleh masyarakat.

7a44ab75 fdd4 44c4 8a01 600638e101bc
Beberapa dari pemilik UMKM sudah tahu dan mengerti bagaimana cara menggunakan media sosial, namun dalam pemanfaatan untuk memasarkan dagagannya secara online masih belum memahami strategi digital marketing yang baik dan beberapa dari pemilik UMKM menggunakan media sosial hanya untuk pribadi.

“Maka dari itu kami mahasiswa UMM berupaya untuk memberikan peluang untuk pemilik usaha mengetahui cara digital marketing yang tepat dengan gadget serta media sosial yang mereka  miliki,” ungkap Novia.

Pemanfaatan media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Google Bisnisku sebagai media promosi online menurut tim PMM Conus Project 81 dapat berimbas positif bagi pemilik UMKM. Dengan penggunaan media sosial para pemilik UMKM dapat memberikan informasi tertentu kepada konsumen, sebagai alat komunikasi serta meningkatkan brand awareness konsumen, dan berakhir pada peningkatan penjualan dan penghasilan UMKM.

Selain itu, menurut tim PMM Conus Project 81 yang juga sebagai pengguna sosial media berbagai aplikasi media sosial menimbulkan peluang bagi masyarakat dalam melakukan suatu usaha, disisi lain media sosial dalam promosi online juga akan membantu untuk memperluas daerah pemasaran produk yang akan dijualkan dan sangat membantu sebagai penghubung informasi dan komunikasi dari penjual ke pihak pembeli dimanapun mereka berada dan berapapun jaraknya.

Program Kerja Tim PMM UMM Gelobang 7 Kelompok 81 yaitu Pengembangan Digital Marketing Pada Usaha Mikro Kecil Menengah di Daerah Bojonegoro (Jawa Timur), Palu (Sulawesi Tengah), Sanggata (Kalimantan Timur), Sampit dan Buntok (Kalimantan Tengah) yang dilakukan oleh tim PMM Conus Project 81 sejak tanggal 22 Agustus 2022 mendapatkan antusiasme dari pemilik-pemilik UMKM dan dukungan dari kerabat serta dosen pembimbing PMM Conus Project 81. Serangkaian kegiatan yang dijalani oleh tim PMM Conus Project 81 mulai dari edukasi digital marketing dan desain pembuatan logo dan banner dilakukan oleh tim PMM Conus Project 81 sendiri. (***)

Pos terkait