MANTAP!!! Nakes Lamandau Mulai Vaksinasi Moderna

vaksinasi
PERKUAT IMUN: Sejumlah tenaga kesehatan di puskesmas Melata Kecamatan Menthobi ketika mendapat suntikan Vaksin Moderna, baru-baru tadi. (IST/RADAR SAMPIT)

NANGA BULIK Perdana, sebanyak 29 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kecamatan Menthobi Raya Kabupaten Lamandau, mengikuti vaksinasi booster (memperkuat anti bodi) yang dipusatkan di Puskesmas Melata,  Kamis (12/8) lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Lamandau Rosmawati menjelaskan, vaksinasi booster adalah pemberian suntikan dosis ketiga dari vaksin Covid-19. Melalui vaksinasi booster diharapkan dapat mencegah lebih banyak korban jiwa dari para nakes saat melaksanakan tugas.

Bacaan Lainnya
Pasang Iklan

”Vaksinasi booster ini merupakan program vaksinasi tahap tiga yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dengan fokus sasaran adalah para tenaga kesehatan,” katanya.

Rosmawati juga menjelaskan, pada dasarnya ada dua skenario yang membuat seseorang membutuhkan vaksin booster, yaitu untuk memperpanjang perlindungan pasca vaksin sebagai langkah penguat dan mencegah penularan dari varian Covid-19 yang telah bermutasi.

”Seluruh tenaga kesehatan di Lamandau nantinya juga  akan segera mendapatkan suntikan vaksin ketiga sebagai booster ini, tentunya bertahap. Vaksinnya sudah ready,ujarnya.

Baca Juga :  Vaksinasi di Bartim Lebihi Target

Diketahui, jumlah sasaran vaksinasi untuk tenaga kesehatan ini sebanyak 767 orang. Untuk vaksin sinovac sebelumnya, Sebanyak 777 orang telah mendapat vaksin dosis lengkap ( 2 dosis).

Diuraikannya, Vaksin Moderna menggunakan platform mRNA-1273 yang berisi gen pengkode protein antigen milik virus corona jenis baru bernama Spike. Dipercaya dapat menangkal virus covid varian-varian baru.  Maka, disaat jumlah pasien covid-19 terus meningkat tajam belakangan ini, seluruh tenaga kesehatan perlu  segera divaksinasi ketiga. Apalagi untuk virus varian Delta ini dibutuhkan imunitas kuat, terutama saat menghadapi pasien positif secara langsung.

”’Nakes kita tentu harusnya lebih terlindungi karena langsung berhadapan dengan pasien positif. Jadi kalau saya sarankan seluruh nakes jangan ragu-ragu untuk dapat diimunisasi yang ketiga,” pungkas Rosmawati. (mex/gus)



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *