Marak Aksi Begal di Kotim, Polisi Minta Korban Melapor

akbp sarpani
AKBP Sarpani, Kapolres Kotim

SAMPIT, radarsampit.com – Belakangan ini, di media sosial (medos) sering muncul unggahan tentang aksi begal bersenjata tajam. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang mengaku menjadi korbannya.

Kapolres Kotim AKBP Sarpani ketika dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya belum ada menerima laporan tentang aksi begal tersebut.

Bacaan Lainnya

”Masalahnya belum ada melapor. Dan kami tidak bisa menindaklanjuti dengan informasi tersebut,” kata Sarpani kepada Radar Sampit, Selasa (14/5/2024) siang.

Ia mengimbau kepada masyarakat jika ada melihat atau menjadi korban begal agar segera melapor ke Mapolres Kotim.

Dari laporan tersebut, Polisi bisa menindaklanjutinya dengan mengamankan pelakunya.

”Kalau tidak ada laporan, kami harus memeriksa siapa dan korbannya siapa. Anggota jadi kesulitan nanti saat di lapangan,” imbuhnya.

Meski belum ada laporan aksi begal, ia mengaku bahwa informasi tersebut tetap tindaklanjuti dengan menerjunkan tim khususnya.

Baca Juga :  Mal Pelayanan Publik Kotim Terpilih Jadi Pilot Project Berbasis Digital

”Anggota sudah ada yang ke lokasi dan mengumpulkan informasi-informasi terkait aksi begal tersebut,” ujarnya.

”Kalau melapor, tentu kami bisa tahu dengan ciri-ciri para pelaku. Dan itu akan memudahkan anggota mengamankan pelakunya,” timpal Kapolres Kotim.

Sebelumnya, salah satu warganet Kota Sampit membagikan pengalaman pahitnya di media sosial, bahwa dirinya menjadi korban aksi begal.

Warga mengaku ada kawanan pelaku membegalnya saat dirinya sedang melintas di Jalan Pemuda, Sampit.

Akibatnya, barang berharga milik korban dirampas oleh kawanan pelaku. Sayangnya, peristiwa tersebut tidak dilaporkan ke Polisi. (sir/fm)



Pos terkait