Masuk Playoff Liga 2, Kalteng Putra Berjuang Hindari Degradasi

kalteng putra
JUMPA PERS: Pelatih Kalteng Putra Eko Tamamie, Pemain Kalteng Putra Agi Pratama dan Media Officer Kalteng Putra Dodi, optimis Kalteng Putra bertahan di Liga 2.  

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Kalteng Putra kembali akan bertanding untuk bertahan di Liga 2 musim depan. Bersama Persipura Jayapura, Persekat Tegal, dan PSCS Cilacap, berebut posisi dua, tiga untuk tetap di Liga 2 dalam babak play off degradasi.

Laga perdana menghadapi PSCS Cilacap di Stadion Tuah Pahoe, Minggu (7/1/2024) ini, bakal tanpa penonton. Namun demikian, Eko Tamamie selaku pelatih kepala yakin, Laskar Isen Mulang bisa merebut kemenangan dalam setiap laga dan terhindar dari jurang degradasi ke Liga 3.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, pihaknya akan berjuang semaksimal mungkin untuk bisa sapu bersih di laga home dan semua sepakat tidak ingin Kalteng Putra terdegradasi ke Liga 3.

“Kami yakin bisa meraih poin penuh untuk laga home meskipun tanpa didukung penonton maupun supporter lantaran sanksi PSSI tiga laga home tanpa penonton. Namun semua sepakat bertekad memberikan perjuangan terbaik untuk Kalteng Putra,  untuk tetap bertahan di Liga 2,” ujarnya, Sabtu (6/1/2024) kemarin.

Baca Juga :  Atlet Balap Sepeda Kalteng Gelar Pelatprov di Cycling Camp Yogyakarta

Sementara itu, menurutnya juga tidak ada strategi khusus, bagi skuadnya untuk bisa memetik poin penuh dalam laga tersebut. Tetapi pihaknya menekankan kepada pemain, agar siapa yang diturunkan harus bertanggungjawab untuk berjuang.

“Kami mohon doa dari masyarakat Kalteng dan pencinta bola  untuk mendoakan Kalteng Putra bertahan di Liga 2 musim depan. Kami akan terus berjuang dan meraih poin kemenangan di setiap laga dalam pertandingan,” papar Eko.

Salah satu pemain Kalteng Putra Agi Pratama menegaskan, seluruh pemain siap untuk bermain  habis habisan untuk laga play off. Apalagi menurutnya, laga perdana playoff di stadion Tuah Pahoe meski tanpa penonton.”Doakan menang dan ini sangat penting untuk laga selanjutnya dan kita habis habisan untuk menang,” tegasnya.

Sementara itu, Pelatih PSCS Cilacap Jessie Mustamu mengatakan,  dirinya bersyukur rentan waktu jeda dari putaran awal ke play off cukup untuk memperbaiki,  sehingga kekurangan yang ada bisa diperbaiki.

“Kami bertekad untuk bertahan di Liga 2, itu harga mati buat PSCS.Untuk merealisasi tekad itu setiap pertandingan berjuang mati matian dan terutama di laga perdana.Semoga kami dapat poin di laga pertama,” ujarnya.



Pos terkait