Mau Beli BBM di SPBU Ternyata Uangnya Palsu

Uang Palsu
Ilustrasi Uang Palsu (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

SAMPIT, radarsampit.com – Transaksi keuanganan sebelum dan sesudah Idulfitri 1445 Hijriah sangat tinggi, kondisi inipun dimanfaatkan pelaku kejahatan peredaran uang palsu (upal).

Seperti yang dialami Agus, pria yang kerap disapa Lember ini harus gigit jari lantaran menjadi korban peredaran upal.

Bacaan Lainnya

Dirinya tak menyangka uang pecahan Rp 100 ribu yang dimilikinya ternyata palsu.

”Ketahuannya pas mau isi minyak di SPBU. Pas mau bayar, uang Rp 100 ribu punya saya ternyata palsu,” kata Lember kepada Radar Sampit, Senin (15/4/2024).

Mengetahui uang miliknya palsu, ia pun mengaku kesal. Sebab dirinya harus meninggalkan sepeda motornya di SPBU untuk mencari uang pinjaman.

”Soalnya saya cuma punya uang Rp 100 ribu itu saja, itu pun palsu. Saya akhirnya cari pinjaman buat bayar minyak di SPBU,” ujarnya.

Meski mengalami kerugian menerima upal, ia enggan melaporkan kejadian itu ke Polisi. Namun, ia berharap agar kejadian ini tidak terulang kembali di kemudian hari.

Baca Juga :  AKHIRNYA!!! Penyebaran Covid-19 di Kotim Mulai Terkendali

”Saya dapat uang itu dari teman saya. Soalnya dia mau top up dana dan membayarkan uang Rp 100 ribu ini ke saya,” dalihnya. (sir/fm)

 



Pos terkait