Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar di Sampit tinggal menghitung hari. Bupati Kotim Halikinnor mengeluarkan sejumlah instruksi pada jajarannya agar hajatan besar tersebut sukses.
HENY, Sampit | radarsampit.com
Luasnya ruangan lantai dasar Mal Pelayanan Publik (MPP) Habaring Hurung di Jalan MT Haryono, Sampit, membuat Halikinnor tak ragu menetapkannya menjadi Sekretariat KONI sementara. Lokasi itu juga jadi tempat pendaftaran offline peserta Porprov.
Kebijakan itu langsung diputuskan orang nomor satu di Kotim itu ketika meninjau MPP. ”Ada beberapa ruang di lantai dasar yang masih kosong, bisa digunakan untuk ruang pendaftaran, ruang awak media, ruang orari, ruang layanan kesehatan, dan untuk technical meeting bisa menggunakan ruang rapat di lantai tiga,” ujarnya, Selasa (4/7) lalu.
Kotim sebagai tuan rumah siap menyelenggarakan Porprov ke-12 yang akan digelar selama 11 hari. Kegiatan itu rencananya dibuka pada 26 Juli 2023. ”Semua kabupaten masih melakukan pendaftaran secara offline,” ujar Halikinnor.
Sejumlah spanduk dan baliho pemberitahuan pelaksanaan Porprov 2023 mulai dipasang. Halikinnor meminta semua pihak menyambut tamu dari semua kabupaten/kota se-Kalteng yang akan berkunjung ke Sampit.
”Saya minta 20 Juli semua perkantoran, perbankan, toko, restoran, mal, agar memasang umbul-umbul. Supaya semarak dan meriah menyambut Porprov. Kami prediksi akan menyambut ribuan tamu dari seluruh kontingen di Kalteng,” katanya.
Halikinnor berharap gelaran Porprov Kalteng sukses dan Kotim meraih juara umum. Dia kembali meminta agar atlet yang masih sekolah diberikan dispensasi untuk berlatih mempersiapkan diri.
”Kami tidak hanya ingin Porprov ini sukses terselenggara, tetapi juga ingin Kotim meraih juara umum dalam Porprov 2023 ini,” tegasnya dengan nada bersemangat.
Sementara itu, Ketua KONI Kotim Ahyar Umar mengatakan, ada beberapa yang perlu disiapkan terkait sekretariat di MPP tersebut. Selain itu, perlu sinkronisasi pendaftaran secara online dan offline, karena server berada di Kantor KONI Kotim. ”Kami perlu wifi khusus dengan jaringan internet yang kuat dan stabil. Untuk sementara pendaftaran dan verifikasi secara manual,” kata Ahyar Umar.
Sejak dibukanya pendaftaran pada 26 Juni lalu, lebih 2.000 peserta dari enam kabupaten telah terdaftar, yakni dari Kotim, Kotawaringin Barat (Kobar), Seruyan, Sukamara, Lamandau, dan Katingan.
”Untuk Kotim saja ada 876 peserta yang mengikuti 28 cabor, ditambah 33 peserta cabor ekshibisi. Ini sudah dilakukan perampingan dari yang tadinya 1.346 peserta, menjadi 900 lebih peserta dari Kotim,” ujarnya.
Jadwal pendaftaran offline masih dibuka sampai 13 Juli 2023. Setiap kabupaten diberikan waktu dua hari untuk melakukan pendaftaran.
”Semua kabupaten di Kalteng dipastikan ikut Porprov. Jumlah peserta yang ikut bertanding dalam porprov diperkirakan hingga 8.000 peserta,” katanya.
Mengenai buku panduan pelaksanaan Porprov, akan ditetapkan setelah proses verifikasi berkas pendaftaran peserta. ”Seharusnya setahun sebelum pelaksanaan sudah clear, tetapi karena Surat Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/137/23 tentang panitia pelaksana Porprov Kalteng 2023 ditetapkan 21 Maret 2023 dan baru kami terima 18 Juni, buku panduan ada yang perlu direvisi,” katanya.
Mengenai kesiapan venue (lokasi) pertandingan cabor, sudah selesai dan hanya perlu penyempurnaan. ”Beberapa venue tinggal finishing saja, makanya nanti akan kami cek lagi, mana saja yang perlu penambahan. Contohnya lampu penerangan, pembersihan atau perlu dicat. Pada 20 Juli, semua venue cabor itu dikosongkan agar pada 23 Juli siap digunakan,” ujarnya.








