Merawat Mobil Harus Lebih Ekstra saat Musim Hujan

merawat mobil di musim hujan
lustrasi berkendara mobil saat musim hujan (Wilfridus Zenobius Kolo/Dok. JawaPos.com)

RadarSampit.com – Saat ini beberapa wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan. Sebagai pemilik mobil, harus meluangkan waktu ekstra untuk melakukan perawatan mobil. Sebab, curah hujan yang terus-terusan mengguyur mobil bisa memicu berbagai masalah. Salah satunya jamur. Air hujan memiliki kandungan asam dan kotoran yang jika dibiarkan mengering pada permukaan kaca bisa meninggalkan bekas dan bercak jamur.

Tak hanya kaca, bagian bodi mobil juga berpotensi muncul bercak jamur apabila terpapar guyuran hujan dan tidak dibersihkan. Untuk mencegah ini terjadi, sesaat setelah hujan sebaiknya segera bersihkan dan keringkan mobil dan parkir di tempat yang tidak terkena hujan dan memiliki sirkulasi yang baik.

Jika tempat parkir mobil memang terbuka, Anda bisa juga memanfaatkan penutup kendaraan (car cover) agar mobil tidak terkena hujan. Namun, perhatikan juga bahan yang digunakan penutup mobil tersebut, sebab beberapa bahan tidak cocok jika terkena air dan bisa luntur.

Masalah lain yang kerap terjadi saat musim hujan adalah kondisi ruang kabin yang lembab, kotor, dan bau. Hal ini diakibatkan tetesan air hujan yang masuk ketika menaiki mobil di tengah hujan.

Baca Juga :  Cara Mengaktifkan Fitur Moderator di Instagram

Tetesan air yang jatuh di karpet atau jok mobil yang bukan kulit jika tidak dibersihkan dengan benar akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Belum lagi debu dan lumpur yang mengendap di karpet juga bisa memicu jamur bahkan karat.

Oleh karena itu, wajib untuk segera membersihkan dan mengeringkan karpet yang terkena injakan kaki yang basah akibat air hujan. Jaga seluruh bagian kabin tetap bersih dan kering agar berkendara tetap nyaman meski cuaca sedang tidak bersahabat.

Kemudian, agar tetap punya jarak pandang yang aman saat berkendara saat hujan deras, wiper kaca depan juga bisa bermasalah. Agar terhindar dari hal ini, periksa kondisi wiper dan cek elastisitas karet serta komponennya sebelum melakukan perjalanan. Jika wiper mulai berdecit saat digunakan dan tak lagi bisa menjernihkan kaca, sebaiknya ganti dengan yang baru.

Pos terkait