Mobil Dicuri PSK, Pemilik Gelar Sayembara

Berhadiah Uang Jutaan Rupiah

pencurian mobil
DICARI: Mobil daihatsu terios warna hitam No Pol E-1702 – CE, yang disayembarakan supaya ditemukan posisinya.

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Seakan tak tahu lagi harus berbuat apa dalam upaya pencarian mobilnya yang hilang, Freddy (70) menggelar sayembara dengan memberikan uang Rp 5 Juta, bagi yang bisa menemukan barang berharganya itu.

Pria yang berdomisili di Cirebon ini sebelumnya juga sudah melapot ke aparat kepolisian dan sudah berupaya melakukan pencarian, baik melalui rekanan hingga kerabat.

Bacaan Lainnya

Freddy menyebutkan mobil itu jenis daihatsu terios warna hitam No Pol E 1702 CE. Bagi siapa saja yang berhasil mendekati mobil tersebut, atau memberikan informasi akurat terkait keberadaan mobil itu ia memberikan hadiah Rp 5 juta.

“Ada hadiah Rp 5 juta cash. Catatan mobil ketemu atau tempat parkirnya sehari-hari. Jadi nanti yang memberikan informasi saya video call dahulu. Jika benar, selanjutnya urusan saya, tidak perlu lapor polisi. Jadi hubungi nomor saya 0852 9546 2111 atas nama Freddy Cirebon,”ujarnya, Jumat (14/6/2024).

Baca Juga :  Bupati Kotim: Ini Sayur Apa? Saya Jarang Lihat di Pasar”

Diuraikannya, mobil yang hilang itu dengan nomor mesin DAC 5749 atas nama Naniek Soegiono alamat Jalan Pembangunan 2 Nomor 29 Dusun Kedawung, Cirebon.

“Pokoknya saya serius dan ciri-ciri, tempat duduk tidak dilapisi jok jadi jok asli. Mobil itu dibawa kabur dan dicuri wanita bernama Noni dan pekerjaannya PSK,” bebernya Freddy.

Ia melanjutkan, mobil itu sudah hilang beberapa bulan dan diperkirakan ke arah Kalimantan Tengah, bisa ke Sampit, Pangkalan Bun, Tamiang Layang, Palangka Raya, Pulang Pisau, Kapuas bahkan ke Sukamara.

”Saya sudah berupaya dengan berbagai cara. Namun belum berhasil ditemukan. Maka itu akhirnya buat sayembara,” tukas Freddy.

Dirinya berharap mobilnya tersebut bisa ditemukan kembali, lantaran hal itu barang berharga miliknya dan memiliki sejarah.

”Saya harapkan hal itu bisa ditemukan. Semoga dengan adanya pemberian uang Rp 5 juta tunai, bisa didapat mobil itu. Tentunya saya juga koordinasi dengan kepolisian, karena sudah lapor polisi,” pungkasnya. (daq/gus)



Pos terkait