Berdasarkan hasil pengukuran intensitas suara di lapangan, termasuk data dari MUI Jember, kata dia, sound horeg mencatat tingkat kebisingan yang bervariasi antara 90 hingga 100 desibel di jarak 15 meter.
“Melebihi ambang batas aman berdasarkan standar WHO dan Permenaker,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Minggu (13/7/2025) lalu.
Dalam fatwa tersebut, MUI Jatim juga menyoroti tren battle sound atau adu kebisingan suara antar-penyedia sound system yang dinilai sebagai bentuk pemborosan dan kebisingan ekstrem.
“Terkait dengan battle sound itu yang menimbulkan mudarat yaitu kebisingan melebihi ambang batas dan berpotensi menyia-nyiakan harta. Hukumnya haram secara mutlak,” tegas Sholihin.
MUI Jatim tidak berhenti pada pemberian fatwa.
Sholihin menyampaikan, pihaknya turut mendorong pemerintah provinsi hingga daerah segera menyusun regulasi tegas yang mengatur penggunaan sound horeg secara adil dan bijak.
“Artinya, di sini yang aplikatif begitu ya tentunya dari pemerintah daerah untuk mengukur, karena apa? Karena ini melibatkan orang banyak,” terangnya.
Pihaknya meminta Pemprov Jatim menginstruksikan pemerintah kabupaten/kota agar membuat aturan perizinan, standar teknis, dan sanksi terkait penggunaan sound horeg.
Kemenkumham, tambahnya, agar tidak mengeluarkan legalitas HAKI terkait sound horeg sebelum ada komitmen perbaikan.
“Masyarakat diimbau untuk memilih bentuk hiburan yang positif dan tidak melanggar norma agama maupun hukum negara,” rekomendasinya.
Lebih lanjut, Sholihin menegaskan bahwa fatwa sebagai panduan, bukan larangan sepihak.
Anggapan bahwa fatwa ini mematikan usaha kreatif dan ekonomi masyarakat, MUI Jatim menegaskan bahwa fatwa bukan untuk mematikan kreativitas, tapi sebagai arah syariah dan edukasi sosial.
Fatwa bersifat tidak mengikat secara hukum kecuali diadopsi dalam peraturan pemerintah.
“Artinya, MUI ini jangan dianggap mematikan usaha orang, tidak. Buktinya penggunaan sound horeg dengan intensitas suara secara wajar hukumnya boleh,” paparnya.
Dengan keluarnya fatwa ini, MUI Jatim berharap konflik horizontal terkait sound horeg bisa dihindari.








