Nenek Meninggal di Kebun dengan Wajah Rusak, Diduga gara-gara Hewan Ini

Nenek Meninggal di Kebun dengan Wajah Rusak
WAJAH RUSAK: Jenazah Asnah (63) yang ditemukan di kebun singkong, Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (28/2). (IST/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Seorang wanita bernama Asnah (63), ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kebun singkong, Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (28/2). Ironisnya, jenazahnya diduga sempat digigit biawak hingga wajahnya rusak.

Saat ditemukan warga, jasad korban dalam kondisi mengenaskan dengan luka berat di wajah. Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Cempaga Iptu Bambang, Selasa (1/3), mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat pamit dengan keluarganya pergi ke kebun singkong.

Bacaan Lainnya

Dia melanjutkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan. Hanya luka yang diduga akibat gigitan binatang di bagian pipi kanan.

”Dari hasil visum, korban meninggal dunia karena riwayat tekanan darah tingginya kambuh. Jadi, setelah meninggal, barulah korban digigit binatang, yakni biawak,” ujarnya.

Bambang menuturkan, pihak keluarga telah membuat surat penolakan dilakukannya autopsi terhadap korban. Jenazahnya telah dimakamkan di kampung halamannya.

Baca Juga :  Lima Kapolres dan Delapan Pejabat Polda Kalteng Dimutasi, Ini Daftarnya

”Saat itu korban tak kunjung pulang. Lalu pihak keluarga berinisiatif mencari. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. Jadi, kematiannya bukan karena serangan hewan buas, tetapi karena sakit,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Luwuk Bunter Kurnainnoor mengatakan, Asnah awalnya pergi memancing. Lokasinya tak jauh di belakang kampung tersebut.

”Korban pergi memancing di sekitaran rumah sekitar pukul delapan pagi. Karena korban lewat tengah hari tidak pulang, lalu dicari dan ditemukan sudah tidak bernyawa,” kata Kurnain. (sir/ang/ign)

Pos terkait