Pabrik Es di Kotim akan Beroperasi Tahun Ini

es
Kepala Dinas Perikanan Kotim Ahmad Sarwo Oboi saat berada di pabrik pembuatan mesin es balok di Kota Malang, baru-baru tadi. (istimewa)

SAMPIT, radarsampit.com – Pabrik es balok yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Perikanan Kobar diharapkan bisa beroperasi sebelum akhir tahun 2024.

“Mudah mudahan sudah bisa beroperasi di tahun 2024 ini juga, diperkirakan sekitar September atau Oktober,” kata Kepala Dinas Perikanan Kotim Ahmad Sarwo Oboi.

Bacaan Lainnya

Progres rencana pembangunan pabrik es balok tersebut sudah dalam tahap pengecekan ke lokasi pembuatan mesin pengolah es batu di Kota Malang. Pihaknya pun berencana memesan mesin pengolah es balok di tempat tersebut.

“Kami baru saja pulang dari Malang, untuk melihat langsung dan berkonsultasi dengan pihak pembuat mesin es,” ujar Oboi.

Oboi melakukan pengecekan ke lokasi pembuatan mesin pengolah es batu di Kota Malang didampingi Kabid Pemasaran pada dinas setempat beserta staf, serta

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa selaku Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Kotim Yephi Hartady Periyanto.

“Hasil dari pengamatan langsung tersebut akan kami rapatkan untuk melengkapi berkas-berkas agar secepatnya bisa berproses di E-Katalog,” tuturnya.

Baca Juga :  Generasi Muda Kotim Dituntut Jaga Kelestarian Budaya Lokal

Oboi mengatakan, pembangunan gudang pabrik es membutuhkan waktu tiga bulan, sementara untuk pembuatan mesinnya memerlukan waktu lima bulan dan untuk merakit mesin di lokasi tempat pabrik tersebut berdiri perlu waktu satu bulan. Setelah selesai semua, baru pabrik es balok bisa beroperasi.

“Mesinnya kita pesan di Malang, dirakit dulu disana, sekitar 5 bulan baru selesai menjadi sebuah mesin pengolah es balok. Dengan asumsi mulai membuat mesin bulan Maret dan mulai membangun gudang bulan April atau Mei,” ungkapnya.

Mesin pengolah es batu yang dipesan nantinya akan mencetak es batu berupa balok dengan ukuran 25 kg per baloknya, dengan kapasitas 5 ton perhari atau sekitar 250 balok es. Sedangkan daya tahan es balok tersebut tergantung penggunaannya secara terbuka atau tertutup.

“Untuk daya tahan es balok tergantung dari penggunaanya. Kalau digunakan dalam kondisi terbuka bisa bertahan hanya dalam waktu 4 – 6 jam. Kalau dalam kondisi penggunaan tertutup bisa bertahan 8 – 10 jam,” tandasnya.



Pos terkait