Pelaku Teror Lempar Batu Beraksi Malam Hari

Pelaku Belum Tertangkap, Warga Masih Ketakutan

TEROR BATU
TEROR BATU : Fauzi (37) menunjukkan kaca toko depan rumahnya yang pecah akibat dilempar batu orang tak dikenal di Perumahan Bina Karya, Sampit, Kamis (23/6). FAHRY/RADAR SAMPIT

SAMPIT, RadarSampit.com – Pelaku aksi pelemparan batu yang meneror warga Perumahan Bina Karya, Jalan Jenderal Sudirman, kilometer 6, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, masih belum tertangkap.

Aksi teror lempar batu yang terjadi beberapa hari belakangan ini membuat warga resah. Bahkan, warga mewanti-wanti kalau aksi tersebut bisa kembali terjadi.

Bacaan Lainnya

” Saya khawatir aksi lempar batu ini terjadi lagi dan mengarah ke rumah saya. Apa lagi, rumah saya kacanya besar-besar,” kata Kamila (27) warga Bina Karya saat ditemui Radar Sampit.

Diceritakannya, saat ini sudan ada 7 rumah warga yang rusak akibat aksi teror pelemparan batu. 2 rumah warga dikabarkan rusak serius karena terkena lemparan batu.

”Peristiwa terjadi ketika warga sudah tidur. Dalam satu malam, dua rumah warga rusak akibat dilempari batu. Anehnya, tidak ada satu pun warga yang tahu siapa pelakunya,” kata Kamila.

Baca Juga :  Perlawanan Korban Rampok saat Leher Ditodong Pisau

Fauzi (37), salah satu korban aksi teror lempar batu mengatakan. Peristiwa terjadi sejak Kamis (16/6) malam lalu. Saat itu ia sedang tidur nyenyak dan tiba-tiba ada mendengar suara pecahan kaca.

Saat diperiksa, suara tersebut ternyata berasal dari toko depan rumahnya. Rupanya, suara pecahan kaca itu juga membangunkan warga yang berada di sekitar rumahnya.

”Pas lagi tidur, saya terkejut dan terbangun, tiba-tiba ada suara kaca yang pecah. Saya kira, piring di dapur rumah saya jatuh. Ternyata kaca toko saya dilempari batu. Warga tidak ada yang melihat siapa pelakunya. Kejadiannya malam hari,” kata Fauzi.

Pos terkait