Pencuri Ponsel di Lokasi Ini Dua Kali Ditembak

Tim gabungan dari Reserse Mobile Polresta Palangka Raya dan Resmob Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng dibelakang tersangka pencurian Saini (38), dengan kaki kiri dibalut perban. (istimewa)

PALANGKA RAYA-Lantaran melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri dari sergapan aparat kepolisian, Saini (38) warga  asal Jalan Sungai Karias, Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan (Kalsel) ini akhirnya ditembak kaki kirinya.

Pria ini digerebek tim gabungan yang terdiri dari Reserse Mobile Polresta Palangka Raya dan Resmob Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng, di Jalan Ayani Palangka Raya, Selasa (11/1) atas kasus pencurian telepon seluler (ponsel).

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Todoan Agung Gultom menjelaskan, Saini dibekuk bersama barang bukti dua unit ponsel. Diketahui aksi pencurian dilakukannya di beberapa tempat, terakhir di jalan Bukit Keminting dan di Jalan G obos IX, Selasa (11/1).

Perbuatannya ini dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

“Kita amankan satu pelaku spesialis pencurian ponsel milik orang lain. Sudah beraksi berulang kali dan akhirnya berhasil ditangkap. Namun karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri dalam sergapan, terpaksa tindakan terukur dan terarah diberlakukan kepada pelaku. Dua peluru dibagian kaki kiri,”ujar Gultom, kemarin.

Lebih lanjut dibeberkan, pelaku sebelum beraksi sudah mengincar sasaran dan target. Seperti saat terakhir melakukan aksi kejahatannya di jalan G Obos dengan korban seorang mahasiswa. Saat itu pelaku masuk ke dalam mess korban melalui pintu depan yang tidak terkunci, kemudian langsung mengambil barang berharga milik korban.

Pos terkait