Polda Kalteng Tunaikan Bedah Rumah untuk Warga Membutuhkan

Berikan Hunian Layak untuk Janda Empat Anak

Bedah rumah polda kalteng
BAKTI SOSIAL: Kapolda Irjen Pol Djoko Poerwanto bersama pengurus wanita Bhayangkari serta pejabat utama Polda Kalteng, saat menyambangi Heltina (48) dan anak-anaknya, usai meresmikan program bedan rumah dan pemberian bantuan modal usaha,Selasa (25/6/2024). (DODI/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Heltina (48), seorang janda yang berjuang menafkahi empat anaknya, tak menyangka menjadi sasaran program bedah rumah dari Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bukan itu saja, warga Jalan Junjung Buih III Palangka Raya ini yang sehari-hari sebagai penjaga toko dengan gaji puluhan ribu rupiah sehari itu, juga mendapatkan bantuan modal usaha dari Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto, Selasa (25/6/2024) kemarin.

Bacaan Lainnya
Gowes

Hasil bedah rumah dan bantuan modal usaha itu diberikan saat Kapolda Kalteng bersama pengurus wanita Bhayangkari, serta pejabat utama Polda Kalteng melakukan peresmian bedah rumah, dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Bhayangkara.

Selain itu, bakti sosial bedah rumah juga dilakukan di berbagai lokasi, termasuk di Kota Palangka Raya, di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Seruyan.

Baca Juga :  Ribuan Aparat Disiapkan untuk Amankan Lebaran di Kalimantan Tengah

Irjen Pol Djoko Poerwanto mengatakan,  kegiatan ini selain untuk memberikan bantuan fisik, juga untuk menunjukkan peran penting kepolisian dalam memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayahnya.  Pihaknya pun berkeinginan melakukan bedah rumah sebanyak mungkin di Kalteng, lantaran ada dukungan dari berbagai stakeholder.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat yang nyata dan kebersamaan dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Sekaligus wujud nyata bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Heltina mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendapatkan bantuan bedah rumah. Sebelum ini, rumah yang dihuninya sangat tidak layak, tidak ada MCK, dinding rumah bolong dan atap rumah bocor. Bahkan rumah sebelumnya bisa dikatakan bukan rumah, melainkan gubuk.

”Saya sangat berterima kasih. Dulu rumah itu tak layak huni, terima kepada bapak kapolri, kapolda, kapolresta, Lurah Langkai serta ibu-ibu bhayangkari. Saya juga sampaikan semoga Polri selalu berjaya dan dicintai oleh masyarakat. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” pungkasnya.



Pos terkait