PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Putra-putri daerah Kalimantan Tengah mendominasi penerimaan anggota Polri pada seleksi Bintara sepanjang tahun 2025. Dari total personel yang dinyatakan lulus, sekitar 47,2 persen merupakan generasi muda daerah setempat.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, tingginya persentase putra daerah tersebut mencerminkan komitmen Polda Kalteng dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda daerah untuk mengabdi sebagai anggota Polri.
“Yang dinyatakan lulus seleksi Bintara Polri merupakan putra daerah, baik yang asli Dayak, memiliki salah satu orang tua Dayak, maupun penduduk dari luar daerah yang telah lama menetap dan berdomisili di Kalimantan Tengah,” jelasnya belum lama ini.
Menurut Kapolda, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya pemberdayaan sumber daya manusia lokal agar dapat berkontribusi langsung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah.
Ia menegaskan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan objektif. Polda Kalteng mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, dalam setiap proses penerimaan anggota Polri.
“Selama pelaksanaan seleksi, peserta dapat melihat secara langsung nilai dari masing-masing tahapan. Tidak ada yang ditutup-tutupi, semuanya berjalan transparan,” tegas Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Dengan sistem seleksi yang terbuka dan akuntabel tersebut, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat, sekaligus melahirkan personel yang profesional dan berintegritas.
Polda Kalteng berharap, para Bintara Polri yang berasal dari putra-putri daerah ini mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta memahami karakter dan kearifan lokal Kalimantan Tengah.
“Konkretnya, peran putra daerah sangat luar biasa dalam rekrutmen Polri,” tandasnya. (daq)







