Pulang Main, Kawanan Pelajar Bandel Ini Nekat Bobol Kantin Sekolah

kantin sekolah
DIBOBOL: Salah seorang guru SMPN 12  Arsel saat menunjukan kantin dan kamera CCTV yang dirusak, Rabu (24/8) (Istimewa/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, RadarSampit.com – Salah seorang siswa SMP Negeri 12 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kedapatan membobol kantin sekolah setempat. Aksi nekat tersebut dilakukan pada Rabu (24/8) pukul 01.00 WIB dini hari.

Saat diinterogasi oleh salah satu guru, siswa tersebut mengakui perbuatannya. Dari pengakuannya saat itu baru pulang dari rumah temannya, kemudian ia bersama teman-temannya masuk ke area sekolah dengan cara memanjat pagar tembok.

Bacaan Lainnya

Guru SMPN 12 Arsel, Irwansyah mengatakan bahwa ia mendapat pengaduan dari pemilik kantin sekolah yang mengaku kantinnya dibobol maling, aksi pelaku terekam oleh kamera CCTV. “Hasil screenshot dari CCTV kemudian ditunjukan kepada saya dan salah satunya adalah siswa kami,” ujarnya.

Mengetahui hal itu kemudian siswa tersebut dipanggil dan saat ditanyai siswa tersebut mengakui perbuatannya. Ia membobol bersama temannya yang bersekolah di MTs. Saat beraksi mereka membawa peralatan seperti pisau, obeng, dan palu.

Baca Juga :  Pencurian Diduga Terencana, Empat Remaja Hanya Gasak Kotak Amal Kosong

Pelaku mengaku naik melewati tembok samping kantor sekolah dan langsung menuju kantin. Ia dan beberapa temannya langsung bongkar kunci kantin dan langsung angkut barang-barang diantaranya makanan ringan (snack), ponsel dan CCTV yang dirusak dan dimasukkan ke dalam tas.

Sejatinya atas perbuatan siswa tersebut pemilik kantin tidak mempermasalahkan, dengan catatan barang-barang yang sudah dicuri dikembalikan dan pemilik kantin memaklumi karena mereka rata-rata masih anak-anak.

Namun mengingat bahwa peristiwa tersebut bukan yang pertama terjadi dan pelakunya adalah orang yang sama akhirnya pihak sekolah berkoordinasi dengan Lurah Madurejo dan Bhabinkamtibmas Madurejo untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Dan kesepakatannya orang tua anak-anak tersebut akan dipanggil agar memberikan arahan kepada putra-putra mereka sehingga tidak mengulang perbuatannya kembali. Dan terkait sanksi terhadap satu siswa kami masih akan dibicarakan,” bebernya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Madurejo Aipda Ahmad Paduka saat ditemui di TKP mengatakan, karena kantin sangat sering disatroni maling, akhirnya dipasang CCTV di areal kantin. (tyo/sla)

Pos terkait